Biden: Risiko yang Ditimbulkan AI terhadap Sektor Keamanan, Ekonomi Perlu Ditangani

- Pewarta

Rabu, 21 Juni 2023 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Risiko-risiko yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan atau AI terhadap sektor keamanan nasional dan ekonomi perlu ditangani, ungkap Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa (20/6). Ia menambahkan pemerintahannya akan meminta nasihat para ahli terkait masalah tersebut.

“Pemerintahan saya berkomitmen untuk melindungi hak dan keamanan warga Amerika sambil berupaya melindungi privasi para warga, untuk mengatasi bias dan informasi yang salah, guna memastikan sistem AI aman sebelum dirilis,” kata Biden di sebuah acara di San Francisco.

Dalam kesempatan tersebut, Biden bertemu dengan sejumlah pemimpin kelompok masyarakat sipil dan para aktivis, yang sebelumnya telah mengkritik pengaruh perusahaan-perusahaan teknologi besar, untuk membahas masalah kecerdasan buatan. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pemerintahan di dunia juga tengah mempertimbangkan bagaimana mengurangi bahaya dari teknologi baru muncul itu, yang telah menyebabkan ledakan investasi dan kenaikan popularitas di kalangan para konsumen dalam beberapa bulan terakhir setelah peluncuran ChatGPT OpenAI.

Para regulator di seluruh dunia telah berjuang untuk menyusun aturan penggunaan AI generatif, yang bisa membuat teks dan gambar-gambar, yang dampaknya dibandingkan dengan kehadiran internet.

Biden baru-baru ini juga mendiskusikan masalah AI dengan para pemimpin dunia lainnya, termasuk Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak yang pemerintahannya pada akhir tahun ini akan mengadakan pertemuan puncak global pertama tentang keamanan kecerdasan buatan. Biden diharapkan akan membahas topik tersebut dengan Perdana Menteri India Narendra Modi selama kunjungan Modi ke AS.

Para pejabat Uni Eropa telah menyapakati pada minggu lalu untuk mengubah rancangan peraturan mengenai kecerdasan buatan yang diajukan oleh Komisi Eropa dalam upaya untuk membuat standar global mengenai penggunaan teknologi, mulai dari pabrik otomatis hingga mobil tanpa pengemudi dan juga chatbots. [my/jm/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru