AS Rekomendasikan Warga untuk Tidak Berpergian ke China

- Pewarta

Senin, 3 Juli 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Amerika Serikat merekomendasikan warga negaranya untuk mempertimbangkan kembali rencana bepergian ke China karena penegakan hukum yang sewenang-wenang di sana, larangan keluar dan risiko penahanan.

Tidak ada kasus khusus yang dikutip, tetapi anjuran perjalanan itu dikeluarkan setelah seorang warga negara AS berusia 78 tahun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan mata-mata pada Mei.

Anjuran perjalanan itu juga dikeluarkan menyusul pengesahan Undang-Undang Hubungan Luar Negeri China pada minggu lalu yang mengancam tindakan balasan terhadap mereka yang dianggap merugikan kepentingan China.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

China baru-baru ini juga mengesahkan undang-undang kontraspionase yang membuat komunitas bisnis asing khawatir, dan undang-undang untuk memberikan sanksi kepada kritikus asing. Sejumlah kantor bisnis asing digerebek menyusul pengesahan undang-undang kontraspionase.

“Pemerintah Republik Rakyat China (RRC) secara sewenang-wenang menegakkan undang-undang setempat, termasuk mengeluarkan larangan keluar bagi warga negara AS dan warga negara dari negara lain, tanpa proses yang adil dan transparan berdasarkan undang-undang tersebut,” kata penasihat AS.

“Warga negara AS yang bepergian atau tinggal di China dapat ditahan tanpa akses ke layanan konsuler AS atau informasi tentang dugaan kejahatan mereka,” kata surat anjuran itu.

Anjuran perjalanan itu juga mengatakan bahwa otoritas China “tampaknya memiliki keleluasaan luas untuk menganggap berbagai dokumen, data, statistik, atau materi sebagai rahasia negara dan untuk menahan dan menuntut warga negara asing atas dugaan spionase.”

Anjuran itu mencantumkan berbagai potensi pelanggaran mulai dari ikut serta dalam demonstrasi hingga mengirim pesan elektronik yang mengkritik kebijakan China atau bahkan hanya melakukan penelitian ke area yang dianggap sensitif.

Larangan keluar dapat digunakan untuk memaksa individu untuk berpartisipasi dalam penyelidikan pemerintah China, menekan anggota keluarga untuk kembali dari luar negeri, menyelesaikan perselisihan sipil yang lebih mendukung warga negara China dan “mendapatkan pengaruh tawar-menawar atas pemerintah asing,” kata anjuran itu.

Anjuran serupa dikeluarkan untuk wilayah semi otonom China di Hong Kong dan Makau. Anjuran itu tertanggal Jumat. dan diemail ke wartawan pada Senin (3/7).

AS telah mengeluarkan anjuran serupa kepada warganya di masa lalu, tetapi dalam beberapa tahun terakhir ini terutama terkait lockdown yang ketat dan lama sementara China menutup perbatasannya selama tiga tahun di bawah kebijakan “nol-COVID”.

China biasanya menanggapi dengan marah apa yang dianggapnya sebagai upaya AS untuk mempertanyakan sistem otoriter yang dipimpin Partai Komunis. Beijing telah mengeluarkan anjuran perjalanannya sendiri tentang AS, dan memperingatkan bahaya kejahatan, diskriminasi anti-Asia dan tingginya biaya bantuan medis darurat.

China belum menanggapi anjuran perjalanan dari AS tersebut. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru