Taylor’s University Pertahankan Peringkat Global Setelah 20 Program Studinya Tercantum dalam Daftar Program Studi Terbaik di Dunia

- Pewarta

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG JAYA, Malaysia, 27 Maret, 2026 /PRNewswire/ — Taylor’s University terus membuktikan keunggulan program-program studinya di tingkat global. Sebanyak 20 program studi Taylor’s tercantum dalam "QS World University Rankings by Subject 2026" — terbanyak di antara universitas swasta di Asia Tenggara.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilmu Manajemen Perhotelan & Pariwisata Taylor’s juga tercantum dalam daftar 30 besar dunia sehingga memperkuat posisi Taylor’s sebagai universitas terbaik di Asia Tenggara untuk program studi ini. Program Studi Ilmu Seni & Desain, serta Ilmu Pemasaran berhasil terdaftar dalam peringkat 100 besar dunia, sedangkan Ilmu Bisnis & Manajemen berada di peringkat 150 dunia.

Untuk pertama kalinya, Program Studi Ilmu Hukum, Ilmu Biologi, serta Sastra Inggris tercantum dalam peringkat "QS World University Rankings by Subject 2026" sehingga semakin memperluas cakupan keunggulan program studi Taylor’s.

Program-program studi Taylor’s lain yang tercantum dalam peringkat tersebut:

  • Ilmu Data & Kecerdasan Buatan
  • Ilmu Akuntansi & Keuangan
  • Arsitektur / Lingkungan Binaan (Built Environment)
  • Ilmu Sosial & Manajemen
  • Ilmu Ekonomi & Ekonometri
  • Ilmu Komputer & Sistem Informasi
  • Ilmu Farmasi & Farmakologi
  • Humaniora (Arts & Humanities)
  • Ilmu Teknik & Teknologi
  • Ilmu Pendidikan & Keguruan
  • Ilmu Teknik – Teknik Elektro & Elektronika
  • Ilmu Teknik – Teknik Mesin, Teknik Dirgantara & Manufaktur
  • Ilmu Kedokteran

Peringkat "QS World University Rankings by Subject" mengevaluasi perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan indikator seperti reputasi akademik, reputasi di kalangan perusahaan pemberi kerja, dampak penelitian, serta kolaborasi penelitian internasional.

"Pengakuan yang diraih program studi kami mencerminkan jangkauan dari keunggulan akademik Taylor’s University. Kami selalu berkomitmen menyediakan program studi yang kuat secara akademis dan relevan dengan tantangan masa depan. Keunggulan ini juga tecermin dari peringkat Taylor’s University yang berada di posisi ke-27 di Asia," ujar Profesor Barry Winn, Vice-Chancellor & President, Taylor’s University.

Pengakuan tersebut mencerminkan keberagaman dan keunggulan program akademik Taylor’s, didukung oleh komunitas akademik yang kolaboratif serta hubungan yang erat dengan industri. Dengan mengutamakan metode pembelajaran multidisiplin, pendidikan berbasiskan pengalaman, serta pengalaman belajar hybrid-flexible (HyFlex) yang inovatif—mahasiswa memilih kapan dan di mana mereka belajar dengan pendekatan Digital First—Taylor’s terus membekali lulusan dengan ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi, dan wawasan global untuk berkembang di dunia yang terus berubah dengan cepat.

Informasi selengkapnya tentang Taylor’s University dan program studinya tersedia di situs ini.

Berita Terkait

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya
Delixi Electric Perluas Produk dan Perkuat Kemitraan Global di Ajang 140th Canton Fair
World Young Scientist Summit 2026 Resmi Dibuka di Wenzhou, Zhejiang
Bertransformasi dari Merek Nasional Vietnam Menjadi Pemain Regional: SUNHOUSE Raih Penghargaan APEA Corporate Excellence Dua Tahun Berturut-turut

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:25 WIB

GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terbaru