LINGKARIN.COM – Sejumlah politisi milenial lintas partai politik (parpol) dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan penolakan terhadap pemberlakuan sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024.
Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Adanti Pradipta mengkhawatirkan lemahnya keterwakilan perempuan apabila pemilihan legislatif menggunakan sistem proporsional tertutup.
“Kalau tertutup apa jaminannya perempuan akan dipilih menjadi wakil mereka? Makanya saya lebih memilih terbuka agar bisa menyosialisasikan diri kepada rakyat,” kata Adanti dalam acara diskusi yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat 13 Januari 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Diharapkan Beri Pupuk Bersubsidi untuk Para Petani Tambak
Gubernur Lukas Enembe akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto
Riyan Hidayat, Ketua DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) sebagai organisasi sayap PAN menilai sistem proporsional tertutup tidak mendukung kedaulatan rakyat dalam memilih wakilnya di legislatif.***
Baca konten lebih lanjut di sini: Kemenkeu Dikritik Tak Punya Empati, Pembagian Dana Bagi Hasil Produksi Minyak Harus Adil
Artikel ini dikutip dari media online Apakabarnews.com, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih. ***
Survei Voxpopuli: Elektabilitas Partai Golkar Alami Penurunan, Partai Solidaritas Naik
Harga Kedelai Terlalu Tinggi, Mendag Zulkifli Hasan akan Lakukan Intervensi Khusus














