Salah Satunya Tata Ruang, Jokowi Soroti 2 Masalah Besar Penghadang Investasi Daerah

- Pewarta

Rabu, 18 Januari 2023 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti dua masalah besar yang kerap menghadang kelancaran investasi di daerah, yakni pertama tata ruang dan kedua perizinan pembangunan gedung.

Kedua hal itu disebut Presiden kerap kali membuat izin investasi bisa memakan waktu berbulan-bulan, demikian disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) 2023, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

“Hati-hati ada dua masalah besar yang kita hadapi di daerah.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Jokowi Instruksikan Tindak Lanjut Rekomendasi Terkait Pelanggaran HAM Berat

Tiba di Provinsi Jawa Timur, Presiden Akan Hadiri Festival Tradisi Islam Nusantara

“Yang pertama mengenai tata ruang, menjadi problem besar investasi kita,” kata Jokowi dalam pembukaan acara yang disiarkan langsung kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa dirinya tengah merujuk pada regulasi yang kini bernama Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

Menurut Kepala Negara, saat ini KKPR menjadi problem bagi separuh daerah di Indonesia dalam mengundang investasi.

Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Majelis Hakim Tipikor Tunda Vonis Benny Tjokrosaputro

Dilaporkan Dirut Taspen Penyebar Hoax, Kamaruddin Siap Adu Data Sampai ke Pengadilan

“Separuh daerah kita ini masih belum menyelesaikan KKPR-nya, sehingga saya minta di sini ada ketua DPRD agar dengan pemda segera menyelesaikan urusan ini,” kata Jokowi.

Masalah kedua yang disoroti Presiden adalah perizinan pembangunan gedung, yang disebutnya sudah terlihat sejak keputusan menggonta-ganti nama dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Nomenklatur tersebut menurut Presiden bukan hanya inkonsisten dan ruwet, tetapi nyatanya juga tidak membuat perizinan keluar lebih cepat.

Jangan Terlambat Bersikap, Gelombang Baru Covid-19 Mengancam Ekonomi Global 2023

Kasus Gangguan Ginjal Akut, TPF BPKN Hadapi Ujian dalam Obyektifitas dan Transparansi

“Nama itu dua kata cukuplah. Izin gedung, udah. Dulu IMB izin mendirikan bangunan, ini ganti persetujuan bangunan gedung.”

“Aduh. Izin gedung. Gitu aja udah, rampung, yang paling penting bukan namanya, penyelesaiannya yang cepet gitu,” ujar Jokowi.

Presiden mengungkapkan bahwa dua masalah yang disampaikannya tersebut menempati peringkat pertama dan kedua dalam keluhan dari kalangan investor tiap berinvestasi di daerah.

Keabsahan Dokumen PT Citra Lampia Mandiri Kubu Zainal Abidinsyah Dinilai Cacat Hukum

Ratusan Korban Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Ingin Dananya Dikembalikan ke Nasabah

Oleh karena itu, ia meminta para peserta Rakornas Kepala Daerah-Forkopimda 2023 untuk segera menyelesaikan segala urusan perizinan investasi yang ada di daerah masing-masing.

“Karena kita tahu investasi yang ada di negara kita saat ini sudah 53 persen itu berada di luar Jawa.”

“Ini bagus sekali, pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa, sehingga investasi itu menuju ke luar Jawa, sangat bagus untuk pemerataan kita,” kata Jokowi.

Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Badan Pangan Dorong Kerja Sama Cold Storage Jaga Stok Daging

Portal Berita Lingkarin.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 2022

Presiden mengingatkan bahwa pada tahun 2022 Indonesia mampu mendapatkan realisasi investasi sebesar Rp1.207 triliun, melampaui target Rp1.200 triliun.

Lebih lanjut, kata Presiden, realisasi investasi tersebut telah menciptakan secara langsung 1,3 juta lapangan kerja.

“Sehingga sekali lagi, investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi kita,” kata Jokowi pula.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan
Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional
Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit
Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh
Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos
Topan Ginting Tersandung Senpi & Suap, Bobby Nasution Angkat Suara!
Uhud Tour di Balik Kasus Haji? KPK Dalami Peran Khalid Basalamah
Polemik Chromebook 2019–2022: Nadiem Dipanggil, Kajian Teknis Diduga Direkayasa untuk Menangkan Vendor Tertentu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:07 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:30 WIB

Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB