LINGKARIN.COM – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meyakini profesionalitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pasca penunjukan sebagai orkestrator informasi intelijen oleh Presiden RI Joko Widodo baru-baru ini.
Menurut Meutya, pihaknya mengaku tidak khawatir bakal terjadi conflict or interest atas tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk menjadi orkestrator intelijen itu.
Terlebih, tugas itu hadir mendekati tahun pemilu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadapi Risiko Kenaikan Inflasi dan Perlambatan Ekonomi, BRI Diminta Jaga Kualitas Aset
Terbesar ke Pasar SBN, Bank Indonesia Klaim Modal Asing Masuk Rp14,8 Triliun
“Mudah-mudahan Pak Prabowo bisa profesional. Saya yakin lah. Kalau semua mau menggunakan posisinya ya bisa saja. ”
“Tapi kan beliau profesional,” ujar Meutya dalam keterangan yang diterima tim Parlementaria, Rabu 25 Januari 2023.
Selain itu, Meutya menilai bahwa selama ini, Prabowo telah menunjukan kinerjanya yang baik sebagai Menteri Pertahanan pada pada Komisi I DPR RI.
Untuk Biayai Sekolah Anaknya, Ternyata Kuat Maruf Mengaku Pernah Dibantu Brigadir J
Mulai Terbukti, Masalah yang Muncul Akibat Kedatangan TKA Asal China di Morowali Sulteng
Sehingga baginya, Prabowo selalu memastikan bekerja untuk negara, bukan partai politiknya.
“Selama ini di Komisi I, Beliau menunjukan bahwa beliau (bekerja untuk) NKRI, jadi tidak (bekerja) untuk kepentingan kelompok tertentu, partai tertentu.”
“Tapi untuk kepentingan bernegara,” ucap Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Salah Satunya Coklat, Inilah 5 Jenis Makanan yang Bermanfaat untuk Redakan Stres
Cadangan Capai 680.000 Ton, Bulog: Stok Beras Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri
Diketahui, selama ini informasi intelijen dapT berasal dari banyak institusi, antara lain Badan Intelijen Negara (BIN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian RI, serta Badan SIber dan Sandi Negara.
Karena itu, menurut Presiden Jokowi, beragam informasi itu harus dijadikan sebagai informasi yang solid untuk menjadi pertimbangan dalam membuat kebijakan.***










