LINGKARIN.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah mendeteksi keberadaan Dito Mahendra.
Kendati begitu, lembaga antirasuah ini masih enggan menyebut lokasinya.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihak penyidik saat ini sudah memiliki strategi untuk menjemput paksa Dito Mahendra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI Tewas Jadi Tersangka, Polri Pastikan Transparan TLB Sentuh Rp372 Miliar, Capaian Pembayaran Klaim Simpanan LPS Jadi Sorotan
Menurut dia, orang yang sedang dicari itu sering berpindah-pindah tempat.
“Strategi mencarinya seperti apa di lapangan, ada di mana tentu tidak bisa kita sampaikan,” ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, 27 Januari 2023.
“Ini sesuatu yang dinamis, tidak statis seperti kita mencari alamat. Karena kalau dinamis, orang ini terus bergerak,” sambungnya.
Reshuffle Kabinet Rabu Pon, Mahfud MD: Nggak Tahu Ya, Itu Presiden Sendiri yang Tahu Alat Bukti Putri Candrawathi Tak Relevan dengan Pelecehan Seksual, Diungkap JPU
Namun, Ali memastikan KPK akan menuntaskan semua kasus yang ditanganinya, termasuk kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
“Kalau bicara KPK, tentu tidak fokus pada satu kasus saja. Ada DPO lainnya yang menjadi kewajiban yang harus dihadirkan dan semuanya kami kejar.”
“Dilakukan berbagai upaya untuk menangkapnya, dan semuanya kami kejar,” jelasnya.
Sempat DPO, Pelaku Pengeroyokan Remaja di Rumah Makan Mangga Besar Ditangkap Polisi Sandiaga Uno Ungkap 5 Poin Perjanjian antara Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan
Diberitakan sebelumnya, KPK masih menelusuri keberadaan Dito Mahendra.
Dito dicari untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
Pencarian ini dilakukan usai upaya pemanggilan yang dilakukan KPK kepada Dito tidak membuahkan hasil.
Jelang Isu Reshuffle Kabinet, Budi Waseso: Panggilan dari Istana Sudah Sejak Senin Tak Mendadak Polisi Ungkap Perempuan di dalam Mobil Mewah Audi, Nah Ternyata Ada Istri Kedua Polisi
KPK telah melayangkan tiga kali panggilan terhadap Dito, namun belum juga memenuhi panggilan.
“Karena keterangannya sangat dibutuhkan untuk menjadi lebih jelas dan terangnya perbuatan tersangka Nurhadi terkait dengan TPPU,” ujar Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 9 Januari 2023.
“Tentu kami memiliki data dan informasi (yang akan) dikonfirmasi kepada saksi Mahendra Dito ini.”
Sopir Angkot Cekcok dengan Pemilik Pelat RF di Jakarta Selatan Viral di Media Sosial, Polisi Selidiki Piagam Koalisi Anies Baswedan Selesai Dibahas, Sudirman Said: Mungkin Perlu Finalisasi
“Sehingga sekali lagi kehadirannya sangat dibutuhkan dalam proses penyidikan,” sambungnya.
Ali juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan nntinya Dito akan dijemput paksa.
Pasalnya, KPK telah lakukan pemanggilan sebanyak 3 kali dan yang bersangkutan selalu mangkir pemeriksaan.
“Tentu kan sesuai dengan hukum acara semestinya sudah bisa dilakukan jemput paksa, karena sudah dilakukan pemanggilan bahkan 3 kali,” ucapnya.
“Karena ini (Dito) kan saksi, sesungguhnya ini saksi atau belum jadi tersangka.”
“Sehingga upaya paksa sebagaimana ketika kemudian melakukan pencarian tersangka kan beda,” imbuhnya.***














