Ulama Indonesia Ditahan Askar, Legislator Dorong Pemerintah Gunakan Pendekatan Diplomatik

- Pewarta

Jumat, 10 Februari 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Anggota Komisi I DPR RI Syarif Hasan mendorong pemerintah untuk menggencarkan pendekatan diplomatik yang diiringi dengan pendampingan hukum terhadap Guru Muhammad Aqli, ulama asal Tanah Laut, Kalimantan Selatan yang ditahan Askar (Polisi Masjidil Haram).

Selain itu, dirinya mendesak pemerintah untuk memberikan atensi terhadap kasus yang menimpa guru ngaji tersebut.

“Pemerintah harus memberikan atensi yang lebih khusus dan pendekatan diplomatik di samping bantuan pengacara atas kasus ini,” kata Syarif dalam keterangan yang diterima tim Parlementaria, Selasa 7 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Utamakan Kepentingan Masyarakat, Pemerintah Diminta Turunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji

Temui Pimpinan Ponpes Sukahideng KH Ii Abdul Basith Wahab, Kader PPP Dihimbau Dekatkan dengan Rakyat

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Demokrat ini menilai bahwa mungkin terjadi kesalahpahaman terkait kasus ini.

Sehingga, ia menyarankan, lebih baik pemerintah Indonesia berperan untuk menengahi dan memberikan pendampingan hukum secara tuntas.

“Karena mungkin salah paham tentang kejadian tersebut,” lanjutnya.

Soal Kabar 5 Buah Beduk Hilang, Berikut Ini Penjelasan Resmi Panitia Satu Abad Nahdlatul Ulama

Satu Abad Nahdlatul Ulama, Baliho Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Bermunculan di Surabaya

Diketahui, Guru Muhammad Aqli adalah ulama asal Tanah Laut yang ditangkap askar atau polisi Masjidil Haram.

Saat ini, ia masih mendekam di balik jeruji besi. Bahkan, Guru Aqli kini terhitung telah menjalani masa penahanan selama dua bulan.

Pimpinan sebuah Pondok Pesantren di Asam-Asam Tanah Laut itu ditangkap oleh kepolisian setempat setelah tersandung kasus saat beribadah umrah.

Gempa Bumi Magnitudo 7,8 di Turki, KBRI Ankara Nyatakan 3 Orang WNI Alami Luka Berat

BUMNU di Kabupaten Jember akan Jadi Model Percontohan bagi BUMNU se-Indonesia

Sehari sebelum kepulangannya ke tanah air, atau tepat pada 26 November lalu, Guru Aqli ditangkap askar atau kepolisian Arab.

Penangkapan berlangsung sesuai Guru Aqli pamit untuk mencium Hajar Aswad untuk terakhir kalinya.

Namun Guru Aqli terekam kamera pengawas (CCTV) beberapa kali mendatangi kerumunan jemaah perempuan.

Akselerasi Digitalisasi Penting untuk penguatan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

NU dan Muhammadiyah Menjadi Jalan Tengah untuk Integrasi Keumatan dan Kebangsaan

Dalam pengakuannya, saat itu dirinya sedang mencari-cari istrinya yang terpisah dari rombongan jemaah umrah. Alhasil, Guru Aqli ditinggal oleh rombongannya.

Adapun dua hari kemudian, istri dan rombongan jemaah asal Kalsel lainnya yang sudah tiba di Tanah Air menerima kabar bahwa Guru Aqli ditangkap oleh kepolisian Arab.

Dianggap melakukan hal yang tak pantas tepat pada 24 Januari 2023 kemarin, Kerajaan Arab selesai mengadili Guru Aqli.

Satu Abad NU, Mendag Zulkifli Hasan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nahdliyin

Bank Indonesia Sebut Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Perlu Ditingkatkan

Pengadilan Arab mengganjar Guru Aqli dengan vonis dua tahun penjara dan tambahan hukuman berupa denda sebesar 50 ribu Riyal atau setara Rp200 juta.***

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru