LINGKARIN.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menunjuk dua orang juru bicara partai berlambang Kakbah tersebut menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Mereka yang akan mewakili partai dalam berkomunikasi dengan publik. Tidak hanya merespons isu-isu yang berkembang, tetapi juga bagaimana menampung aspirasi publik,” kata Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Jakarta, Sabtu 11 Februari 2023
Kedua juru bicara yang ditunjuk PPP ialah Ketua DPP PPP Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) I Ach. Baidowi dan Ketua DPP PPP Bidang Ekonomi dan Keuangan Usman M. Tokan atau Donnie Tokan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Portal Berita Jazjirahnews.com dan Fokus Siber Media Network Mengucapkan Selamat Hari Valentine 2023
Utamakan Kepentingan Masyarakat, Pemerintah Diminta Turunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji
Mardiono menyebutkan kedua juru bicara partai tersebut merupakan representasi partai yang akan berkomunikasi dengan publik berkenaan dengan isu-isu kepemiluan.
Menurut Mardiono, kedua juru bicara tersebut bertugas sebagai representasi partai yang akan berkomunikasi dengan publik terkait dengan kepemiluan, termasuk menyampaikan setiap kebijakan partai dan menangkap apa yang menjadi aspirasi publik, khususnya terkait dengan pemilu.
Ia menjelaskan bahwa penunjukan kedua juru bicara PPP atas dasar pertimbangan pentingnya membangun saluran komunikasi yang baik antara partai dan publik.
Temui Pimpinan Ponpes Sukahideng KH Ii Abdul Basith Wahab, Kader PPP Dihimbau Dekatkan dengan Rakyat
Soal Kabar 5 Buah Beduk Hilang, Berikut Ini Penjelasan Resmi Panitia Satu Abad Nahdlatul Ulama
“Penunjukan jubir ini untuk menghindari terjadi bias informasi dan misinfomasi dalam setiap kebijakan yang dibuat PPP, terlebih menyangkut isu-isu publik dan kepemiluan,” jelasnya.
Ia menyakini kedua juru bicara yang ditunjuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi, penunjukan tersebut mempertimbangkan kapasitas dan kompetensi keduanya.
“Saya yakin dan percaya kedua jubir PPP ini sudah sesuai dengan kapasitasnya, memahami sejarah partai dan dinamika politik sehingga dapat menjalin komunikasi yang baik dengan publik terkait dengan kepartaian dan kepemiluan,” ujarnya.***
Ulama Indonesia Ditahan Askar, Legislator Dorong Pemerintah Gunakan Pendekatan Diplomatik
Satu Abad Nahdlatul Ulama, Baliho Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Bermunculan di Surabaya












