LINGKARIN.COM – Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa Prabowo Subianto mempunyai program pembangunan yang sama dengan program Presiden RI Joko Widodo.
“Banyak program Pak Jokowi saya lihat, itu ada di dalam program Pak Prabowo,” ujar Hashim usai menghadiri deklarasi sukarelawan Prabowo Mania 08 di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 12 MAret 2023.
Hashim lantas menyebut program-program tersebut, antara lain, program infrastruktur seperti pembangunan jalan tol seperti Tol Transsumatera yang menghubungkan Banda Aceh-Bandar Lampung, pembangunan pelabuhan, pembangunan bandar udara, hingga perpindahan ibu kota negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Respons Prabowo Subianto Setelah Dianugarahi Sebagai Tokoh Peduli Santri oleh Pemuda Remaja Masjid
KPU Resmi Ajukan Banding atas Putusan PN Jakpus tentang Penundaan Pemilu 2024
“Perpindahan ibu kota negara itu program Prabowo, itu gagasan Prabowo 2013, itu sudah ada pada program tertulis.”
“Program Pak Jokowi itu 99 persen programnya Pak Prabowo,” ujar Hashim.
Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa Prabowo Subianto adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan dan program Presiden Jokowi.
Momen Jokowi Endorse Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Dikomentari Bos NasDem Surya Paloh
Pihak Anies Baswedan Beri Respons Soal Surya Paloh Tak Permasalahkan AHY Jadi Wakil Presiden
Partai Gerindra saat ini telah menjalin koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam menghadapi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.
Namun, belum mengumumkan siapa calon yang akan diusungnya.
Pada kesempatan terpisah, ditegaskan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bahwa dalam koalisi telah dibuat komitmen, bahwa keputusan siapa calon presiden dan calon wakil presiden akan dibahas oleh pimpinan partai.
Prabowo Subianto – Ganjar Pranowo Disebut Pasangan Ideal Capres – Cawapres Usai Tampil Akrab di Kebumen
Prabowo Subianto Jadi Calon Presiden Idaman Versi Musra di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Barat
“Kami sudah berkomitmen, keputusan akhir saya dan Bapak Prabowo,” kata Muhaimin.
Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada tanggal 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Disebut Sebagai Figur Tengah yang Ideal bagi Bangsa Indonesia
Partai Golkar Tanggapi Kabar Terkait Informasi Koalisi Indonesia Bersatu Berpotensi Bubar
Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.
Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.
Presiden Jokowi Wajib Sikapi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Siapa yang Bermain Api?
Siapa di Balik Partai Prima yang Menangkan Gugatan Tunda Pemilu 2024 di PN Jakarta Pusat












