LINGKARIN.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri untuk terus bekerja sama dengan TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) agar menyiagakan keamanan maksimal di Papua.

“Pertama, Polri saya minta terus lakukan kerja sama dengan TNI dan BIN untuk waspada dengan potensi kericuhan ini.”

“Siagakan keamanan maksimal karena apa pun yang terjadi di Papua sekarang sangat berpotensi untuk ditunggangi oleh pihak-pihak yang sedari dulu ingin merusak tatanan keamanan dan stabilitas di sana,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

MK Tak Atur Sistem Pemilu, Mahfud MD: Proporsional Terbuka atau Tertutup Urusan Legislatif Maruarar Sirait Ungkap Alasan Sebut Menteri Erick Thohir Figur Pemimpin yang Berani

Ia mengatakan situasi di Papua pada saat ini rentan menjadi semakin memanas karena adanya massa yang tidak puas dengan penangkapan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terlihat memanfaatkan situasi itu.

Polri dan TNI pun pada saat ini tengah melakukan evakuasi terhadap masyarakat di beberapa wilayah yang dianggap sebagai daerah rawan konflik.

Sahroni menambahkan kegiatan operasi dari Polri, TNI, dan BIN dalam memaksimalkan keamanan di Papua itu harus dilakukan dengan terukur dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) agar operasi tersebut berjalan lancar serta memberikan hasil yang tepat.

3 Kader Partai Golkar jadi Penggugat Intervensi UU Pemilu di Mahkamah Konstitusi Peraturan Pemerintah Pengganti UU Cipta Kerja Perlu Dikaji dari Berbagai Sudut Pandang

“Saya mau Polri, TNI, dan BIN bertindak secara taktis dan tentunya terukur. Kita fokus pada hasil keamanan dan ketertiban wilayah,” ujar dia.

Sahroni lalu mengingatkan jangan sampai situasi yang memanas di Papua terus berlanjut, bahkan sampai mengancam keamanan masyarakat.

“Jadi, tetap patuhi SOP. Jangan sampai ada celah aparat Indonesia terjerat pelanggaran HAM dan lain sebagainya. Hindari tindakan berlebih yang jelas tidak diperlukan,” ucap dia.***

Proporsional Terbuka Sudah Benar, JK: Supaya Orang Mengetahui Siapa yang Dia Pilih CEK FAKTA: Beredar Kabar PDI Perjuangan Calonkan Ganjar Pranowo – Ahok untuk Pilpres 2024

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.