LINGKARIN.COM – Tuaian dan kecaman terus terjadi pasca Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Masjid Al Jabar Bandung.

Pasalnya Masjid yang megah di kota Bandung ini dibuat dengan menelan anggaran APBD Rp1 Trilyun rupiah, sebuah angka yang fantastis.

Jika kita melihat APBD Provinsi Jawa Barat sebesar 32,10 Trilyun maka pembangunan masjid yang didanai APBD sebesar 1 Trilyun ini angka yang sangat besar sekali.

Ganjar Pranowo Diteriaki ‘Ganjar Prediden’ di Kemayoran, Siapakah Calon Presiden Pilihan PDIP?

Megawati Sudah Kantongi Nama Capres PDIP, Puan Maharani: Urusan Capres Ada di Garis Tangan

Nilai 1 Trilyun itu tentunya akan jauh lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat yang total penduduknya adalah sebesar   juta orang.

Jika kita melihat APBD Provinsi Jawa Barat sebesar 32,10 Trilyun maka pembangunan masjid yang didanai APBD sebesar 1 Trilyun ini angka yang sangat besar sekali.

Soal Positioning Calon Wapres, Pengamat Bandingkan Kekuatan Erick Thohir dan Ridwan Kamil

Perppu Cipta Kerja Berpotensi Cederai Ketundukan Terhadap Hierarki Perundang-Undangan

Nilai 1 Trilyun itu tentunya akan jauh lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat yang total penduduknya adalah sebesar 48,64 juta orang.

Membangun tempat ibadah memang adalah hal yang mulia.

Namun tentunya ada hal hal yang perlu diperhatikan terutama masalah berapa besar anggaran untuk pembangunan tempat ibadah tersebut dan darimana anggaran tersebut berasal perlu diperhatikan.

Hal lain yang memicu kontroversi pada pendirian masjid Al Jabbar ini adalah arsitek dari masjid Al Jabbar ini adalah Ridwan Kamil sendiri.

Vonis Ferdy Sambo dalam Video Hakim, PN Jaksel: NasDem Ingatkan Hakim Jaga Marwah Pengadilan

Keterwakilan Bisa Lebih Banyak, Prabowo: Gerindra Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

Dimana masjid yang dimulai pendiriannya pada tanggal 29 Desember 2019 dimana peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan wakil Gubenur Jawa Barat kala itu Deddy Mizwar.

Posisi Ridwan Kamil sebagai arsitek pembangunan masjid ini tentu kemudian menjadi conflict of interest setelah dia menjadi Gubernur Jawa Barat.

Sehingga wajar jika publik mempertanyakan pembangunan masjid 1 Trilyun yang anggarannya berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat ini.

Sistem Pemilu 2024, Survei SSI: Mayoritas Publik Ingin Gunakan Proporsional Terbuka

Bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana, Prabowo Subianto Beri Penjelasan Begini

Perlu ditelisik lebih lanjut terkait rencana pembangunan masjid ini pada awalnya. Apakah memang anggaran yang direncanakan dari awal sebesar 1 Trilyun atau bukan.

Dan bagaimana skema pembiayaan pembangunan masjid tersebut.

Sehingga penting lembaga negara untuk mengaudit pembangunan masjid tersebut. Karena masjid tersebut menggunakan dana APBN yang nilainya pun fantastis yaitu 1 Trilyun Rupiah.

Saya Siap Debat soal PERPPU Cipta Kerja, Meskipun Lawan Mahfud dan Yusril Sekaligus

Mantan Politisi PDIP Harun Masiku Berada di Luar Negeri, Ini yang Dilakukan KPK

Dimana total APBN Jawa Barat sebesar 32,10 Trilyun. Sehingga pembangunan masjid Al Jabar tersebut menelan 1/32 APBD Provinsi Jawa Barat.

Bukankah itu hal yang terlalu berlebihan untuk membangun sebuah tempat ibadah dengan anggaran negara?

Oleh: Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.***

Pilpres 2024, Publik Ingin Sosok Pemimpin Nasional yang Teruskan Program Presiden Jokowi

Publik Sudah Punya Pilihan Capres Lain, Elektabilitas Jokowi Cuma 15.5 Persen Jika Maju Lagi