Bercanda Soal Bom, Seorang WNI yang akan ke Medan Berurusan dengan Kepolisian Malaysia

- Pewarta

Sabtu, 7 Januari 2023 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Seorang WNI pekerja migran yang ingin cuti ke Medan selama dua pekan, harus berurusan dengan Polisi karena bercanda soal bom di bandara Malaysia.

Insiden tersebut terjadi pada tanggal 29 Desember 2022 lalu, saat WNI tersebut sedang check-in di Bandara Internasional Penang bersama dua temannya.

“Saat pemeriksaan bagasi di counter check-in, atas pertanyaan petugas terkait barang-barang yang dibawanya, yang bersangkutan sempat menjawab dengan terucap kata-kata “bom”.

Soal Wacana Reshuffle Kabinet Pemerintahan Jokowi, Menteri Asal Partai Nasdem Angkat Bicara

Kasus Korupsi Ekspor Minyak Sawit Mentah dan Minyak Goreng, Manajer PT Victorindo Divonis 1 Tahun

Mendengar ucapan yang bersangkutan, petugas kemudian melaporkannya ke aparat keamanan bandara,” ungkap KJRI Penang dalam keterangannya dikutip dari pmjnews.com, Rabu 4 Januari 2023.

KJRI Penang mengatakan pelaku mengalami shock akibat kejadian ini.

Pelaku berusia 33 tahun. Menurut info dari KJRI Penang, pelaku sebetulnya sedang membahas powerbank.

Kehadiran Partai Ummat Bisa Guncang Partai PAN, Mempunyai Kemiripan dalam Basis Suara

Dengarkan Suara Rakyat, Andi Rio Idrisi: Sistem Proporsional Terbuka Bentuk dari Demokrasi

Ia ditanya oleh petugas apakah membawa powerbank atau tidak.

Pelaku kurang lebih menjawab: “kalo ada power bank bisa panas dan meledak kayak bom ya”. Akibat kata-kata tersebut urusan pun semakin panjang.

Sebagai informasi, masyarakat yang melakukan penerbangan harus mengetahui bahwa bercanda terkait bom di Bandara Malaysia dan juga Indonesia termasuk hal yang dilarang dan memiliki aturan.

Begini Respons KPK Soal Mantan Terpidana Korupsi Romahurmuziy Terjun Kembali ke Dunia Politik

Program Bantuan Langsung Tunai Dicabut, Pemulihan Ekonomi Sektor Parekraf Terganggu

Beruntung, WNI tersebut akhirnya telah dibebaskan usai membayar denda dan didampingi oleh kuasa hukum dari KJRI.***

Berita Terkait

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kompetensi
Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan, Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania
Bertemu dengan Seĵumlah Ketua Umum Partai Politik, Ini Jawaban Presiden Jokowi Soal Resuffle Kabinet
Panen Bisa 3 Kali dari Sebelumnya 1 Kali, Prabowo Subianto Beri Bantuan Sumber Air Bersih di Gunungkidul
Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi dalam Kasus Korupsi Impor Gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana
Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses
Beberkan Prioritas Pemerintahannya di Qatar Economic Forum, Prabowo: Pangan, Energi, dan Hilirisasi
Afriansyah Noor Terima Gelar Kehormatan dari Lembaga Adat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 02:24 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kompetensi

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:45 WIB

Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan, Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania

Senin, 3 Juni 2024 - 15:31 WIB

Panen Bisa 3 Kali dari Sebelumnya 1 Kali, Prabowo Subianto Beri Bantuan Sumber Air Bersih di Gunungkidul

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:05 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi dalam Kasus Korupsi Impor Gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses

Kamis, 16 Mei 2024 - 08:10 WIB

Beberkan Prioritas Pemerintahannya di Qatar Economic Forum, Prabowo: Pangan, Energi, dan Hilirisasi

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:49 WIB

Afriansyah Noor Terima Gelar Kehormatan dari Lembaga Adat

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:18 WIB

KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif

Berita Terbaru