LINGKARIN.COM – Memiliki kualitas tidur yang baik tentu akan membuat seseorang lebih sehat.
Kurang tidur tentunya akan memicu ganguan kesehatan, tapi hal itu paling diabaikan.
Seperti dilansir dari laman Times of India, Minggu, 19 Januari 2023, sebuah studi yang diterbitkan dalam European Heart Journal-Digital Health pada November 2022 menunjukkan adanya hubungan antara waktu mulai tidur dan kejadian penyakit kardiovaskular.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Minum Kopi 2 Cangkir Sehari Tingkatkan Resiko Kematian, yang Bilang Hasil Studi
Bantu Turunkan Berat Badan, Itulah Salah Satu dari 5 Manfaat Makan Pepaya Mentah
Temuan ini menegaskan bahwa kurang tidur berhubungan dengan hipertensi, penyakit jantung koroner, diabetes melitus atau gangguan toleransi glukosa.
“Kurang tidur juga meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik, detak jantung dan vasokonstriksi serta retensi garam.”
“Faktor-faktor ini terkait dengan hipertensi yang disebabkan oleh overdrive jantung dan volume yang berlebihan,” tulis penelitan tersebut.
Portal Berita Lingkarin.com dan Fokus Siber Media Network Mengucapkan Selamat Hari Valentine 2023
Ini Manfaat Olahraga 6 Menit Sehari, Termasuk Tunda Timbulnya Gangguan Neurodegeneratif
Studi kohort menemukan kemungkinan adanya hubungan antara waktu mulai tidur dan risiko pengembangan CVD, khususnya bagi wanita. Lebih dari 55 persen peserta penelitian adalah wanita.
Sebanyak 88.026 individu di Biobank Inggris dipelajari untuk penelitian ini.
Para peserta diteliti antara tahun 2006 dan 2010. Usia rata-rata peserta adalah 61 tahun.
Penggunaan Nitrogen Cair pada Pangan Siap Saji, Dokter: Tak Higienis dan Dapat Sebarkan Kuman
Ini 5 Aktivitas Asyik Habiskan Waktu Libur Tahun Baru Bersama Keluarga Dan Sahabat
Para peserta menindaklanjuti diagnosis baru penyakit kardiovaskular, yang didefinisikan sebagai serangan jantung, gagal jantung, penyakit jantung iskemik kronis, stroke dan serangan iskemik transien.
Peneliti menemukan bahwa penyakit kardiovaskular adalah yang tertinggi pada mereka yang tidur tengah malam atau setelahnya.
Tidur selama waku ini meningkatkan risiko hingga 25 persen.
Pandemi Covid-19 Sudah Selesai, Kapan Jokowi Buat Pernyataan yang Serupa dengan Joe Biden?
Tim Media Online Lingkarin.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2023
Para peneliti juga menemukan bahwa kejadian penyakit jantung paling rendah terjadi pada mereka yang tidur antara pukul 22.00 hingga 23.00.
Para peneliti menemukan bahwa saat tidur antara pukul 23.00 hingga tengah malam meningkatkan risiko hingga 12%, hal itu juga meningkatkan risiko sebesar 24 persen saat waktu tidur sebelum pukul 22.00.
Sebanyak 3.172 peserta telah mengembangkan masalah terkait jantung selama masa studi.***
TIngginya Kadar Kolesterol LDL Ternyata Tingkatkan Semua Jenis Penyakit Demensia
Download Aplikasi SBO TV Untuk Nonton Bola Gratis














