LINGKARIN.COM – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengakui lebih berambisi pada hasil kerja daripada pada jabatan, karena menurutnya program pembangunan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Gibran menyampaikan hal itu di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) pada acara Demi Indonesia Goes to Campus di Auditorium UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu 15 Maret 2023.
Oleh karena itu, jika ditanya terkait dengan langkah politiknya ke depan, maka Gibran mengaku tidak tahu pasti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
AHY Sebut Pentingnya Fair Play atau Adil dan Sportif Dipraktikkan pada Kontestasi Pemilu 2024
Meski Berbeda Koalisi, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Sebut Komunikasi dengan PKB Intens
“Kalau ditanya mau ke mana, ya nggak tahu. Kalau warga menginginkan saya tetap di Solo, ya saya di Solo. ”
Artikel ini dikutip dari media online Infoekspres.com, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih.
Bukan Ganjar Pranowo, Relawan Jokowi Ungkap Alasan Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Soal Penilaian Prabowo Cocok untuk Cawapres Ganjar, Gerindra: Itu Merupakan Framing Konsultan Politik
“Kalau kerja kurang baik, ya saya bisa kembali ke pekerjaan lama. Nothing to lose aja, sesuai keinginan warga,” kata Gibran.
Terkait dengan kondisi Kota Surakarta, menurut Gibran saat ini situasi di kota tersebut sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Intinya, apa yang sudah dilakukan bersama tahun lalu sudah benar. Banyakin event, genjot pembangunan fisik yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Rektor UNS Jamal Wiwoho mengapresiasi kinerja Gibran sebagai Wali Kota Surakarta.
Hary Tanoesoedibjo Lantik Anang Iskandar Sebagai Ketua Badan Narkoter Center Partai Perindo
Jika Tahapan Pemilu Tertunda, Indonesia Harus Bersiap Menyambut Sidang Rakyat
“Sebagai wali kota muda, Solo tidak hanya dikelola dengan cara biasa. Meloncat, melenting tinggi ke angkasa. Bahkan, dari tahun 2019 dengan tingkat pertumbuhan minus menjadi 6,2 persen saat ini, itu luar biasa,” kata Jamal.
Menurut Jamal, Kota Surakarta yang hanya terdiri atas lima kecamatan merupakan daerah kecil jika dibandingkan dengan daerah lain di sekitarnya.
“Ibaratnya, Solo kayak Singapura, berkeliling satu jam saja selesai. Bayangkan dengan Wonogiri, yang sehari saja nggak selesai,” imbuhnya.
Inilah 3 Faktor Pemantik Revolusi Sosial, Salah Satunya Aksi Kriminalisasi Anies Baswedan
Soal Putusan Tunda Pemilu 2024, Neni Nur Hayati: Bentuk dari Perlawanan Terhadap Konstitusi
Oleh karena itu, dia mengatakan kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Surakarta memang harus berbeda.
“Misalnya, pemberdayaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Saya setuju dengan event setiap Sabtu dan Minggu.”
“Dengan begitu, UMKM gerak, hotel gerak, transportasi gerak. Saya juga sangat setuju banyak pemimpin muda di Indonesia. Dalam hal ini, UNS menyiapkan kader terbaik,” ujar Jamal.***
Begini Respons Prabowo Subianto, Jika Diduetkan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024
Putusan Tunda Pemilu 2024, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Lanjutkan Pemilu 2024 Tepat Waktu












