LINGKARIN.COM – Petugas Pos Pemantau Gunung Api Karangetang Yudia Prama Tatipang menjelaskan luncuran lava pijar dikeluarkan dari puncak kawah Gunung Karangetang.
Sejak Rabu 9 Februari 2023 sore, bara api Gunung Karangetang sudah mulai terlihat, dimana mencapai kira-kira 750-1.500 meter.
Adapun Gunung Karangetang berada di Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Marak Informasi Penculikan Anak, Begini Imbauan Kapolda Metro kepada Masyarakat Elly Rachmat Yasin Ajak Semua Kader PPP untuk Menangkan Pemilu 2024
“Hingga kini luncuran lava pijar masih terjadi dan mengarah barat dari puncak kawah,” tutur Yudia, di Manado, Rabu 8 Februari 2023 malam.
Luncuran lava pijar tersebut semakin intensif sejak hari ini, kira-kira dimulai sejak pukul 16.00 WITA dan mulai tampak bara api.
Ada beberapa kampung yang harus mewaspadai luncuran lava pijar gunung api aktif ini di antaranya Kampung Dompase, Winangun dan Kinali.
“Jarak antara ujung luncuran lava pijar dengan pemukiman penduduk ada sekitar dua kilometer,” ujarnya.
“Karena itu kami terus mengimbau agar warga tetap waspada dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” ungkapnya.
Menurutnya, paling berisiko yaitu warga yang melakukan aktivitas berkebun di area lereng yang dekat dengan jarak luncuran lava.***
Ferdy Sambo Divonis Mati, Wahyu Iman Santoso: Putri Candrawathi 20 Tahun Penjara Jika Terpilih Sebagai Ketum PSSI, Ini yang Dijanjikan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Wasit














