Hilangnya Kemampuan Belajar Terkait COVID di AS Mencerminkan Tren Global

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Dewan Pelaksana Penilaian Nasional Amerika Serikat, membuktikan lebih lanjut bahwa anak-anak AS mengalami kehilangan kemampuan dalam menangkap pembelajaran yang signifikan ketika sekolah ditutup selama pandemi COVID-19, demikian menurut laporan yang dirilis Dewan tersebut, Rabu (3/5). Laporan tersebut menunjukkan nilai ujian yang mengukur pencapaian dalam mata pelajaran sejarah AS dan kewarganegaraan yang turun secara signifikan antara 2018 hingga 2022.

Sejumlah tes, yang merupakan bagian dari Penilaian Kemajuan Pendidikan Nasional (NAEP), umumnya dikenal sebagai “rapor negara,” diberikan kepada ratusan siswa kelas delapan di seantero AS. Skor penilaian sejarah AS tercatat terendah sejak 1994, sementara hasil skor tes kewarganegaraan turun untuk pertama kalinya.

Hanya 13 persen siswa yang diuji dalam sejarah AS dianggap mahir, artinya para siswa tersebut telah menguasai materi yang diharapkan dari mereka secara substansial. Angka itu 1 poin persentase lebih rendah dari tahun 2018. Sebanyak 46 persen lainnya diuji di tingkat “dasar” NAEP, yang artinya mereka menguasai sebagian materi, turun sebesar 4 poin persentase dari hasil sebelumnya. Sisanya, sebanyak 40 persen siswa yang diuji tidak memenuhi standar untuk pengetahuan dasar, meningkat 6 poin persentase.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam mata pelajaran kewarganegaraan, 20 persen siswa yang diuji memenuhi syarat kecakapan, dan 48 persen lainnya memiliki pengetahuan dasar materi — keduanya turun 1 poin persentase dari tahun 2018. Sementara 31 persen lainnya gagal menunjukkan pengetahuan dasar sekalipun, di mana jumlah tersebut meningkat sebesar 4 poin persentase dibandingkan tahun 2018.

Dalam kedua kasus tersebut, penurunan kemahiran terpusat di antara siswa yang memiliki kemampuan lebih rendah, sedangkan pencapaian di antara 25 persen siswa teratas hanya berubah sedikit.

Rincian data lebih jauh menunjukkan bahwa penurunan lebih besar terjadi di kalangan siswa asal ras minoritas dan siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, yang menunjukkan bahwa dampak pandemi terhadap prestasi pendidikan tidak merata di seluruh populasi. [my/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta
IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 Nov 2026 - 04:56 WIB