LINGKARIN – Sejumlah tokoh organisasi terlarang dan narapidana teroris (napiter) secara terbuka memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.

Melalui Kelompok yang bernama “Majelis Sang Presiden Kami” mereka menggelar deklarasi mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden RI 2024 di Hotel Bidakara, Rabu, 8 Juli 2022.

Terlihat hadir sejumlah tokoh organisasi terlarang seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah mantan narapidana teroris.

Bahkan ikut aktif menjadi panitia dalam even tersebut, seperti
pembacaan doa oleh Habib Awad Bin Muhammad Al-Jabri (Eks FPI) dan orasi politik oleh Ustadz Aznop Priyandi Al-Hafidz (Eks Napiter).

Pembacaan deklarasi dilakukan secara bersama-sama oleh perwakilan organisasi masing-masing, antara lain:

1. Habib Musallam Bin Muhammad (Eks FPI)
2. Habib Syaref Abdullah Alhadad (Eks FPI)
2. Ust. Zaenal Muttaqin (Eks Napiter)
3 Ust. Ahmad Jaki (Eks FPI)

4. Ust. H. Abdulah Gadir (Eks FPI)
5. Usman Adnan (Eks HTI)
6. Muhammad bin Anwar Marta (Eks FPI)

Sedangkan yang menjadi nara sumber media dalam konferensi pers acara deklarasi tersebut, adalah:

1. Habib Alif Akbar Bin Abdurahman Al Yamani (Eks FPI)
2. Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Eks FPI)
3. Ust. Wandi Supandi (Eks Napiter)

4. Ust. Kartono (Eks Napiter)
5. Ust Syahroni (Eks FPI)
6. Zainal Abidin (Eks HTI)

Peserta yang hadir diperkirakan lebih dari 250 orang yang mewakili unsur organisasi terlarang HTI, FPI dan Eks Napiter.

Ada dua poin yang disampaikan dalam deklarasi dukungan kepada Anies untuk jadi Presiden RI 2024, yaitu:

Pertama, mendukung Anies Baswedan sebagai presiden Republik Indonesia periode 2024-2029.

Kedua, mengajak dan menghimbau rakyat Indonesia khususnya umat Islam untuk mewujutkan serta memperjuangkan Anies Baswedan sebagai Presiden RI 2024-2029.***