Investor Keluar dari China Jadi Peluang untuk Tingkatkan Dana Masuk ke Negara Berkembang

- Pewarta

Kamis, 19 Januari 2023 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Senior Portfolio Manager, Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma mengatakan pergerakan investor yang melakukan diversifikasi investasi keluar dari pasar China berpotensi meningkatkan aliran dana masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Menurut dia, hal tersebut dapat mengimbangi kekhawatiran terjadinya fenomena bottom fishing, yaitu aktivitas investor terhadap saham-saham di beberapa negara dengan kinerja yang tertekan pada tahun 2022 lalu.

Dalam diskusi bertajuk “2023 Market Outlook : Seeds of Opportunity” secara daring di Jakarta, Selasa 17 Januari 2023, dia melanjutkan telah terjadi perubahan selera investasi yang lebih positif terhadap pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Cilegon Banten, Truk Tanki Angkut 12 Ton Cairan Hydrochloric Alami Kecelakaan Tunggal

Jasadnya Digantung di Kolong Jembatan Tol Jakarta Cikampek, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan

Menurut dia, hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya agresivitas bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve dan dibukanya kembali perekonomian China.

“Dampaknya, di bulan November 2022, negara berkembang membukukan rekor tertinggi arus masuk dana asing.” kata Samuel.

Terkait dampak nilai tukar rupiah terhadap pasar saham Indonesia, dia berharap risiko nilai tukar yang selama ini menjadi penghalang dapat membaik seiring meredanya penguatan dolar AS.

Gudang Senjata dan Pangkalan Militer Milik Ukraina Berhasil Dihantam Rusia

Dudung Abdurachman Pastikan Proses Hukum Oknum TNI, Saat Temui Keluarga Handi dan Salsa

Dalam kesempatan ini, pihaknya merekomendasikan saham di sektor green economy dikarenakan investasi di industri electric vehicle (EV) secara organik akan meningkatkan permintaan bahan mineral.

“Dalam jangka pendek, harga spot akan mendapat manfaat dari sinyal perlambatan kenaikan Fed Funds Rate dan pembukaan kembali China,” kata Samuel.

Dia juga merekomendasikan sektor finansial yang akan diuntungkan oleh ekonomi Indonesia yang kuat dan likuiditas yang masih cukup tinggi.

Sindir Densus 88 Antiteror Polri, Fadli Zon: Urus KKB, Ini Malah Lawan Kotak Amal

PPKM Darurat, PLN Mobile Jadi Garda Depan Layanan Selama WFH

“Hal ini memungkinkan perbankan untuk meningkatkan marjin sambil menjaga kualitas kredit,” ujar Samuel.

Selain itu, dia merekomendasikan sektor consumer discretionary seiring dengan perkiraan konsumsi domestik akan meningkat tahun ini yang ditopang belanja pemerintah menjelang Pemilu 2024.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.

PT. Pasar Antardesa Indonesia Lakukan Kerjasama dengan PT. Pos Indonesia

KPK Akan Panggil 3 Orang Saksi atas Korupsi Barang Tanggap Darurat Covid-19 di Bandung Barat

Berita Terkait

Peran Press Release Berbayar untuk Kampanye Bisnis yang Terukur dan Kredibel
Dedi Prasetyo Resmi Jadi Wakapolri, Mutasi Besar Polri Dimulai
Indonesia–Brasil Dorong Multilateralisme Lewat Diplomasi Personal yang Efektif
PHK Capai 26 Ribu Kasus hingga Mei 2025: Jawa Tengah, Jakarta, dan Riau Paling Terdampak
Termasuk Kapolda Jatim, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru
Komisi Kode Etik Polri Berhentikan Tidak dengan Hormat AKP Dadang Iskandar, Kasus Polisi Tembak Polisi
Gagal Masuk Senayan, Kini PPP Buka Pintu Terkait Kemungkinan Kedatangan Prabowo Subianto dan Gerindra
Pendukung Prabowo – Gibran Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi, Diungkap Lembaga Survei Indikator

Berita Terkait

Jumat, 8 Agustus 2025 - 06:29 WIB

Peran Press Release Berbayar untuk Kampanye Bisnis yang Terukur dan Kredibel

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:33 WIB

Dedi Prasetyo Resmi Jadi Wakapolri, Mutasi Besar Polri Dimulai

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:22 WIB

Indonesia–Brasil Dorong Multilateralisme Lewat Diplomasi Personal yang Efektif

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:02 WIB

PHK Capai 26 Ribu Kasus hingga Mei 2025: Jawa Tengah, Jakarta, dan Riau Paling Terdampak

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:10 WIB

Termasuk Kapolda Jatim, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB