Iran Kembali Penjarakan Aktivis Perempuan

- Pewarta

Senin, 3 Juli 2023 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Pengadilan banding Iran menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun kepada aktivis dan wartawan terkemuka, Golrokh Iraee, ujar para pendukung Iraee pada Minggu (2/7). Iraee sendiri telah ditahan sejak ia ditangkap pada awal gerakan protes di Iran meluas pada akhir tahun lalu.

Iraee menolak untuk mengambil bagian dalam sidang pengadilan banding atas hukumannya, di mana ia didakwa dengan tuduhan mengikuti pertemuan ilegal dan melanggar keamanan nasional. Ia mengatakan dirinya tidak mengakui legitimasi pengadilan Iran, kata kelompok hak asasi manusia.

Iraee ditangkap pada September lalu dalam sebuah penggerebekan polisi di rumahnya, pada awal gerakan protes yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, yang ditahan oleh polisi moral karena dituduh melanggar aturan berpakaian perempuan di Iran.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Golrokh Iraee, yang telah berada di penjara Evin selama 280 hari, dijatuhi hukuman 5 tahun penjara” oleh pengadilan Teheran, menurut akun Twitter atas namanya, yang dikelola oleh para pendukungnya.

Pengadilan tingkat satu awalnya menjatuhkan hukuman tujuh tahun terhadap Iraee pada April lalu.

Terkenal karena kampanyenya tentang sejumlah isu termasuk soal hukuman rajam dan kondisi penjara, Iraee adalah istri dari aktivis Arash Sadeghi, yang juga ditangkap ketika gerakan protes berlangsung namun kini telah dibebaskan.

Beberapa aktivis yang ditangkap dalam sebuah penindakan keras yang dilakukan pemerintah Iran terhadap gerakan protes itu telah dibebaskan dalam beberapa bulan terakhir, ketika rangkaian aksi protes mulai mereda.

Namun, sejumlah aktivis perempuan masih berada dalam tahanan, termasuk aktivis terkemuka Narges Mohammadi, aktivis isu buruh Sepideh Gholian dan aktivis lingkungan Niloufar Bayani dan Sepideh Kashani.

Sementara itu, dua jurnalis perempuan yang melakukan peliputan tentang kasus kematian Amini, yaitu Niloufar Hamedi and Elaheh Mohammadi, juga telah ditahan sejak September lalu dan kini kasus mereka tengah disidangkan di Teheran. Kedua jurnalis tersebut didakwa melanggar keamanan nasional. [ps/jm/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru