Keberadaan Mahasiswa Uighur yang Dilaporkan Hilang di Hong Kong Makin Tak Jelas

- Pewarta

Selasa, 30 Mei 2023 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Sebuah universitas Korea Selatan, Selasa (30/5), mengatakan mahasiswa Uighur yang dilaporkan hilang di Hong Kong setelah diinterogasi tidak melakukan perjalanan ke kota itu baru-baru ini. Keterangan universitas tersebut menambah pertanyaan baru pada misteri keberadaannya.

Amnesty International mengatakan pada hari Jumat bahwa Abuduwaili Abudureheman, yang lahir di Xinjiang, China, telah melakukan perjalanan ke Hong Kong dari Korea Selatan untuk mengunjungi seorang teman pada 10 Mei tetapi kemudian tidak ada kabar tentang keberadaannya sejak ia mengirim SMS kepada temannya tentang interogasi di bandara kota itu.

Tetapi Universitas Kookmin Seoul, tempat ia mengejar gelar doktor dalam studi olahraga, mengatakan kepada Associated Press bahwa ia masih berada di Korea Selatan. Mahasiswa tersebut telah sering menghubungi profesornya sebagai bagian dari persiapan kelulusannya, menurut kantor urusan publik universitas itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amnesty mengatakan sedang mencoba untuk secara independen mengonfirmasi keberadaan dan keamanan siswa itu, sambil menambahkan tanggapan lebih lanjut dapat diiberikan setelah memiliki lebih banyak informasi.

Associated Press belum dapat menghubungi mahasiswa tersebut secara langsung dan pihak universitas menolak untuk memberikan detail kontaknya, dengan alasan masalah privasi. Pihak sekolah belum memberikan bukti keberadaannya, namun mengatakan profesor tersebut berkomunikasi dengannya dan mengonfirmasi keberadaan Abudureheman di Korea Selatan. Profesor itu tidak menanggapi panggilan telepon dari AP.

Dugaan hilangnya Abuduwaili Abudureheman, yang telah belajar di Seoul selama tujuh tahun, memicu kekhawatiran luas di media sosial sejak Amnesty pertama kali melaporkan kasusnya, dengan mengatakan siswa tersebut tampaknya telah ditahan dan diinterogasi. Amnesty mengajukan pertanyaan tentang kemungkinan keterlibatan pemerintah Hong Kong dalam pelanggaran HAM. Hong Kong berada di bawah pemerintahan China yang dituduh kelompok-kelompok HAM melakukan pelanggaran terhadap Uighur.

Sehari kemudian, pemerintah Hong Kong membalas apa yang disebutnya “pernyataan tidak berdasar dan tanpa bukti” sebagai upaya untuk mencorengnya. Pemerintah kota itu mengatakan, catatan pemerintah menunjukkan Abudureheman tidak memasuki kota, juga tidak ditolak masuk, dan menuntut permintaan maaf dari kelompok tersebut.

PBB dan kelompok-kelompok HAM menuduh China menahan satu juta atau lebih orang Uighur dan anggota kelompok-kelompok minoritas Muslim lainnya di kamp-kamp di mana banyak yang mengatakan mereka disiksa, dilecehkan secara seksual dan dipaksa untuk meninggalkan bahasa dan agama mereka.

China membantah tuduhan tersebut, yang didasarkan pada wawancara dengan para penyintas dan foto serta citra satelit dari wilayah Xinjiang tempat banyak orang Uighur tinggal.

Banyak warga Uighur di pengasingan telah mencoba mencari anggota keluarga yang ditahan atau hilang di China, tetapi mengatakan komunikasi sulit karena pengawasan yang meluas di sana. Mereka juga takut dihubungi pihak asing karena khawatir akan membuat keluarga mereka mendapat masalah. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta
IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 Nov 2026 - 04:56 WIB