LINGKARIN.COM – Kiai sepuh Nahdlatul Ulama meminta warga maupun pengurus NU senantiasa menjaga keikhlasan dan persatuan di internal organisasi sebagai upaya menguatkan jamiyah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“NU itu harus kompak. Siapa pun yang khidmah dengan NU, jangan sekali-kali (konflik gara-gara) rebut jabatan, rebut kekuasaan,” kata Mustasyar PBNU Kiai Haji Nurul Huda Djazuli dalam keterangan tertulis yang diterima di Kediri, Jawa Timur, Jumat 17 Februari 2023.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, itu juga mengingatkan bahwa mendekati hajatan pemilu, para kiai biasanya akan kedatangan tamu “bermacam-macam”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Portal Berita Lingkarin.com Mengucapkan Selamat Memperingati Isra Mi’raj 1444H/2023
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja: Jangan Sampai Tempat Ibadah Jadi Persaingan Antarparpol
“Oleh karena itu, kekompakan adalah modal dasar untuk tetap tak tergoyahkan. Jangan sampai NU pecah,” katanya.
Sementara itu, Rais Syuriyah PBNU Kiai Haji Ahmad Haris Shodaqoh juga mengingatkan tentang peran global NU untuk menjadi juru damai sebagai cerminan dari misi kasih sayang universal Islam rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi semua).
NU, kata dia, harus tetap konsisten pada prinsip-prinsip yang telah dicanangkan para pendirinya, baik dalam hal akidah, syariah, maupun akhlak.
Biaya Haji Menjadi Rp49,8 Juta, Legislator: Jamaah Tunda Tidak Perlu Bayar Tambahan
PPP Kenalkan Tokoh Baru di Puncak Harlah, Termasuk Purnawirawan TNI, Pengusaha dan Artis
Wakil Rais Aam PBNU Kiai Haji Anwar Iskandar pada kesempatan sama menambahkan bahwa NU harus mampu menjaga hal-hal lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik, yakni al-muhafadhah ‘alal qadimish shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah, tanpa keluar dari ajaran salafus shalih.
Kiai Anwar juga menyampaikan sejumlah capaian fenomenal, yakni Muktamar Internasional Fikih Peradaban I sebagai kelanjutan dari G20 Religion Forum atau R20 yang juga diinisiasi NU.
Salah satu butir deklarasi dari pertemuan ulama dunia itu adalah memberi legitimasi kepada Piagam PBB dan PBB sebagai institusi multilateral yang sah dari kacamata syariat.
Khilafah Bertentangan dengan ‘Maqashid Syariah’, Begini Penjelasan Cendekiawan Muslim
PPATK Temukan Pendanaan Terorisme Lewat Donasi oleh Yayasan Amal dan Keagamaan
“NU telah mendeklarasikan sebuah cita-cita besar bahwa kita ingin jadi pelopor dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah dunia,” kata Kiai Anwar.
Peran tersebut, menurutnya, adalah usaha NU dalam menerjemahkan prinsip ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan) yang sudah dicanangkan K.H. Achmad Siddiq selaku Rais Aam PBNU periode 1984-1991.
Trilogi ukhuwah itu telah dielaborasi secara pemikiran oleh K.H. Abdurrahman Wahid, lalu diwujudkan dalam program-program oleh PBNU pimpinan Ketua Umum K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Menhan Prabowo Subianto Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan RI untuk Turki
BPKH Diminta Naikkan Nilai Manfaat Dana Haji agar Bisa Ringankan Biaya Ibadah Haji 2023
PBNU telah menggelar Tasyakuran 1 Abad NU dan Doa untuk Muassis-Masyayikh Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/2) malam dan berakhir pada Jumat 17 Februari 2023.
Hadir dalam forum itu, Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar beserta Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf dan segenap pengurus harian PBNU lainnya.
Sebelumnya, para kiai sepuh NU dari berbagai daerah di Indonesia menggelar tahlil dan istighasah di area makam Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/2).
DPR Tuding Badan Pengelola Keuangan Haji Mirip Kasir Kemenag, Ini Alasannya
Soal Pelanggaran Kebebasan Beragama, Wapres Ma’ruf Amin: Perlu Verifikasi Dahulu
Ketua PBNU yang juga juru bicara tasyakuran ini, Alissa Qotrunnada Munawaroh, menyebut acara ini sebagai malam spiritualitas yang dihadiri para kiai yang mayoritas dari jajaran mustasyar dan syuriyah dari pusat dan se-Pulau Jawa.***














