LINGKARIN.COM – Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menyebutkan, kinerja positif yang ditunjukkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dapat menopang dukungan di Pilpres 2024.

“Dia (Erick Thohir) tokoh atau menteri yang punya kinerja bagus,” kata Igor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 2 Januari 2022.

Disebutkannya, berdasarkan temuan SPIN pada 1-10 Desember 2022, elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres menempati posisi teratas dengan angka elektabilitas sebesar 19,2 persen dan disusul Ridwan Kamil 16,1 persen.

Kado Tahun Baru, Perppu Cipta Kerja Cacat Konstitusional atau Constitutionally Invalid

Perppu Cipta Kerja, Pemerintah Tanggapi Kritik Sejumlah Pihak Termasuk dari Akademisi

Menurut dia, kesuksesan kinerja Erick Thohir menjadi dasar utama bagi publik memberikan pilihan.

Mantan presiden Inter Milan itu terbukti membawa perubahan positif besar di tubuh Kementerian BUMN.

Kebijakan transformasi BUMN yang dilakukan Erick Thohir sukses dijalankan, pendapatan konsisten meningkat dari Rp 13 triliun menjadi Rp 124,7 triliun.

Perppu Cipta Kerja, Pemerintah Tanggapi Kritik Sejumlah Pihak Termasuk dari Akademisi

Kembalinya Romahurmuziy Bisa Ganggu Internal Partai, PPP Dinilai Gagal dalal Regenerasi Kader

Bahkan di kuartal III 2022, laba BUMN sudah tercatat sebesar Rp 155 triliun.

Igor menuturkan, saat ini Erick Thohir tengah berada dalam momentum politik yang bagus.

Sejumlah penugasan tugas kenegaraan yang khusus diberikan kepada Erick Thohir terealisasi dengan baik.

Kembalinya Romahurmuziy Bisa Ganggu Internal Partai, PPP Dinilai Gagal dalal Regenerasi Kader

Salah Satunya Bebas Sejak 3 Tahun Lalu, PPP Beri Alasan Tunjuk Romahurmuziy Jadi Pengurus

Rekam jejak Erick Thohir sebagai pengusaha sukses Tanah Air juga memberi dampak positif elektoral.

Kondisi demikian membuat Erick Thohir sebagai figur dengan kemampuan logistik yang mumpuni.

“Posisinya juga secara logistik bagus, Erick Thohir itu punya kharisma,” kata Igor.***

Salah Satunya Bebas Sejak 3 Tahun Lalu, PPP Beri Alasan Tunjuk Romahurmuziy Jadi Pengurus

UU Cipta Kerja Institusional Bersyarat Jadi Perppu, Segerakan Jadi Inkonstitusional Permanen

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.