Kompleks Makam Ulama Besar Kyai Sholeh Darat Direnovasi untuk Program Destinasi Wisata Religi

- Pewarta

Minggu, 12 Maret 2023 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Kompleks makam ulama besar KH Muhammad Sholeh bin Umar as-Samarani atau lebih dikenal sebagai Kyai Sholeh Darat di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Semarang, Jawa Tengah, direnovasi seiring dengan program menjadikannya sebagai destinasi wisata religi.

Kyai Sholeh Darat adalah ulama besar Tanah Jawa yang dikenal sebagai guru dari KH Hasyim Asyari (pendiri Nahdlatul Ulama) dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah).

“Tentunya kita merasa bangga bahwa ada aulia di Kota Semarang yang menjadi guru dari tokoh-tokoh besar NU dan Muhammadiyah,” kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Jumat 10 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

PPP Sebut Pertemuan Romahurmuziy dengan Hasto Kristiyanto Bukan Pertemuan Resmi Antar Parpol

Timnas Israel Ikut dalam Piala Dunia U-20, Kemenlu Ungkap Nasib Dukungan Indonesia untuk Palestina

Bahkan, kata Ita, sapaan akrab Hevearita, pahlawan yang memperjuangkan emansipasi perempuan, RA Kartini juga pernah mengaji pada Kyai Sholeh Darat.

“Beliau adalah tokoh yang menjadi panutan bagi warga Kota Semarang,” katanya, usai meresmikan pemugaran Kompleks Makam KH Sholeh Darat.

Menurut dia, pemugaran dilakukan sebagai upaya agar peziarah merasa nyaman dan khusyuk saat berdoa di Kompleks Pemakaman Kyai Sholeh Darat.

Partai Bulan Bintang Segera Bertemu PPP, Yusril Ihza Mahendra: Ideologinya Sama Sebagai Partai Islam

Tepis KIB akan Bubar atau Pecah, PAN Ajak Romahurmuziy Aktif di Koalisi Indonesia Bersatu

“Misi kami ke depan akan menjadikan Kompleks Mbah Sholeh Darat sebagai destinasi wisata religi.”

“Sehingga, fasilitas-fasilitas pendukung yang lain akan kami bangun,” terang wali kota perempuan pertama di Kota Semarang itu.

Diakuinya bahwa masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, yakni area parkir, mengingat selama ini makam KH Sholeh Darat menjadi “jujugan” (tujuan) peziarah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kementerian Agama akan Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 1444 H/2023 M pada Rabu, 22 Maret 2023

Pengurus Masjid Dilarang Berikan Panggung Politik untuk Tokoh Politik dalam Pemilu 2024

“PR yang harus diselesaikan adalah masalah parkir karena selama ini kan banyak peziarah tidak hanya dari dalam kota tapi luar Kota Semarang, luar provinsi, bahkan mungkin luar pulau,” katanya.

Sebenarnya, kata dia, pemugaran itu telah lama direncanakan bahkan saat Hendrar Prihadi masih menjabat sebagai Wali kota Semarang, dan diharapkan semakin meningkatkan kunjungan wisata religi di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu.

“Pemugaran ini adalah program peninggalan Pak Hendi (Wali Kota Semarang sebelumnya) yang sebelum pemugaran ini selesai beliau diangkat menjadi Kepala LKPP RI,” kata Hevearita Gunaryanti.

Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq Dinilai Sukses dalam Perbaiki Perekonomian Masyarakat

Arab Saudi akan Bangun The Mukaab yang Bentuknya Seperti Ka’bah, Begini Respons Ma’ruf Amin

Sementara itu, Rois Suriyah PC NU Kota Semarang yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, KH Hanief Ismail mengatakan dipugarnya kompleks makam ulama legendaris Kota Semarang itu akan membuat nyaman para peziarah yang datang.

“Namun, yang terpenting adalah jangan hanya kompleks makamnya saja yang kita pelihara, namun pemikiran dan ajaran-ajarannya pula harus kita rawat,” katanya.***

Berita Terkait

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan
Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional
Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit
Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh
Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos
Topan Ginting Tersandung Senpi & Suap, Bobby Nasution Angkat Suara!
Uhud Tour di Balik Kasus Haji? KPK Dalami Peran Khalid Basalamah
Polemik Chromebook 2019–2022: Nadiem Dipanggil, Kajian Teknis Diduga Direkayasa untuk Menangkan Vendor Tertentu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:07 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:30 WIB

Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos

Berita Terbaru