Lebih dari 30 Orang Diduga Tewas saat Perahu yang Menuju Kepulauan Canary Spanyol Tenggelam

- Pewarta

Kamis, 22 Juni 2023 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Lebih dari 30 migran dikhawatirkan tewas setelah sebuah perahu kecil yang bergerak menuju Kepulauan Canary Spanyol tenggelam pada Rabu (21/6), lapor dua organisasi yang berfokus pada isu migrasi. Kedua organisasi tersebut mengecam Spanyol dan Maroko karena tidak melakukan intervensi lebih awal untuk menyelamatkan penumpang perahu itu.

Kedua organisasi tersebut, Walking Borders dan Alarm Phone, mengatakan perahu itu memuat sekitar 60 orang. Layanan penyelamatan maritim Spanyol mengonfirmasi kematian dua penumpang perahu tersebut, yaitu seorang anak dan seorang pria dewasa, dan mengatakan sebuah kapal patroli Maroko telah menyelamatkan 24 orang.

Baik otoritas Spanyol maupun Maroko tidak mengonfirmasi berapa banyak orang yang berada di perahu itu atau berapa banyak yang mungkin masih hilang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara Walking Borders Helena Maleno dalam sebuah cuitan mengatakan bahwa 39 orang telah tenggelam, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, sementara Alarm Phone, yang mengoperasikan jaringan trans-Eropa yang mendukung operasi penyelamatan, mengatakan 35 orang hilang dalam insiden tersebut.

Tragedi itu memicu kecaman dari aktivis hak-hak migran yang mengatakan kapal itu berada di wilayah pencarian dan penyelamatan Spanyol berdasarkan hukum internasional, yang berarti Madrid seharusnya memimpin operasi itu, bukan Rabat.

Pada saat tenggelam, perahu kecil tersebut berada di perairan lepas pantai Sahara Barat. Meskipun Maroko mengelola sebagian besar bekas jajahan Spanyol itu, kedaulatan wilayah itu masih menjadi sengketa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mencantumkannya sebagai wilayah yang tidak memiliki pemerintahannya sendiri.

Kantor berita Spanyol EFE melaporkan bahwa kapal tim evakuasi Spanyol, Guardamar Caliope, berada sekitar 46 kilometer, sekitar satu jam berlayar, dari lokasi kapal tenggelam tersebut pada Selasa (20/6) malam. 

Kapal Guardamar Caliope tidak membantu proses evakuasi karena saat insiden berlangsung Pusat Koordinasi Bantuan Maroko di Rabat telah mengerahkan kapal patroli yang tiba pada Rabu pagi, sekitar 10 jam setelah kapal pembawa migran itu ditemukan oleh pesawat evakuasi Spanyol, sebut EFE. [my/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta
IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Omniluxe Hadirkan Jam Tangan Tudor Black Bay dan Black Bay 58 Original di Jakarta

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 Nov 2026 - 04:56 WIB