LINGKARIN.COM – Sambo terdiam saat Hakim bertanya lebih mendalam soal perannya  dalam mengolah atau mengotak-atik CCTV di Km 50. Sebelumnya Sambo mengakui peran itu.

Artinya tim di bawah koordinasinya terlibat dalam kasus pembantaian 6 anggota Laskar FPI.

Sebagaimana diketahui 30 personal Propam dipimpin Brigjen Pol Hendra Kurniawan ditugaskan dalam operasi Km 50.

ELektabilitas Calon Gubernur Aceh Pilkada 2024, Survei Yakorbis: Nasir Djamil di Posisi Teratas

Intimidatif dan Paradoks Status Quo, Fadli Zon: Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa Provokatif

Dalam kasus Obstruction of Justice Brigjen Pol Hendra Kurniawan, isi Dakwaan JPU menyebutkan AKBP Ari Cahya Nugraha (Acay) adalah petugas yang merekayasa atau mengotak-atik CCTV di rumah dinas Sambo Duren Tiga dan juga di Km 50.

Dengan demikian terbuka keterkaitan peran Divisi Propam atau Satgassus pimpinan Ferdy Sambo dalam peristiwa Km 50.

Pengakuan Sambo yang dikaitkan dengan dakwaan JPU di atas menjadi alasan kuat untuk membongkar kembali kasus Km 50.

Aliran Sesat di Kabupaten Gowa Viral, MUI Lakukan Konsolidasi Langkah-langkah Strategis

Menteri Keamanan Nasional Israel Kunjungi Al-Aqsa, Begini Tanggapan Wapres Maruf Amin

Ada tiga indikasi pentingnya, yaitu:

Pertama, menjadi novum untuk memeriksa kembali kasus Km 50 sesuai dengan yang telah dijanjikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit di depan DPR.

Pemeriksaan Pengadilan atas FR dan YO terdahulu sarat dengan kepura-puraan.

Kerugian 45 Korban Capai Rp4,6 Miliar, Polda Jabar Ungkap Penipuan Ibadah Haji dan Umrah

Dilaporkan Dirut Taspen Penyebar Hoax, Kamaruddin Simanjuntak Bawa Sekoper Bukti ke Bareskrim

Kedua, keterlibatan Satgassus Polri pimpinan Sambo dalam kasus Km 50 semakin nyata dan terbukti.

Saatnya untuk mengusut tuntas hingga terbukti bahwa dalam kasus ini telah terjadi pelanggaran HAM berat.

Ketiga, delik Obstruction of Justice dapat dikenakan kepada Komnas HAM karena diduga kuat Komnas HAM telah menutupi fakta yang diketahuinya dalam proses pemeriksaan kasus Km 50.

Sri Mulyani Sebut Ekonomi 2023 Kuat, Perppu Cipta Kerja Tidak Sah dan Sewenang-wenang

Timbulkan Kegaduhan, MUI Sulawesi Selatan Terima 2 Aduan tentang Ajaran Sesat

Pemeriksaan Hendra Kurniawan dan Ferdy Sambo dalam kasus Duren Tiga telah menguak dan membongkar kasus Km 50. Tiga langkah lanjutan yang dapat dilakukan, yaitu  :

Pertama, Mabes Polri membuka kembali segera kasus Km 50 dengan sendirinya. Janji Kapolri Jenderal Listyo direalisasikan.

Kedua, Presiden RI sebagai pertanggungan jawab politik langsung memerintahkan kepada aparat Kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus.

Perpu Cipta Kerja Kebijakan yang Destruktif atas Supremasi Konstitusi, Ini Kata Fachri Bachmid

Romahurmuziy Bisa Jadi Duta Antikorupsi di Tengah-tengah Masyarakat ataupun Kader PPP

Ketiga, Komnas HAM yang baru segera melakukan pemeriksaan berdasarkan UU No 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Pelibatan masyarakat dapat dilakukan sesuai UU tersebut.

Kebenaran dan keadilan harus ditegakan. Pemerintahan Jokowi pergi tidak boleh meninggalkan  hutang.

Khususnya hutang pelanggaran HAM berat. Ada pepatah hutang duit dibayar duit, hutang nyawa dibayar nyawa pula.

Oleh: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.***