OJK: Bursa Karbon akan Diluncurkan Paruh Kedua 2023

- Pewarta

Sabtu, 6 Mei 2023 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (5/5), mengatakan bursa karbon akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini sebagai bagian upaya mendorong penggunaan energi terbarukan dan mencapai emisi nol karbon pada 2060.

Indonesia adalah salah satu penghasil karbon terbesar di dunia dan berupaya memangkas emisi gas rumah kaca sebesar lebih dari 30 persen pada 2030.

“Kami bersiap untuk meluncurkan bursa karbon…untuk mendukung pensiun dini pembangkit batu bara,” kata Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK, Jumat (5/5).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal pekan ini, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan hanya entitas yang beroperasi di Indonesia yang diizinkan untuk melakukan perdagangan karbon di bursa. Skema perdagangan karbon akan mirip dengan perdagangan saham.

Mahendra mengatakan OJK dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup akan mengawasi perdagangan di bursa karbon.

Menurut salinan regulasi perdagangan karbon, bursa karbon akan menerapkan sistem cap-and-trade yang membatasi tingkat polusi dan kuota nantinya bisa diperdagangkan antara entitas bisnis.

Indonesia pada awalnya berencana menerapkan pajak karbon untuk emisi yang belum dikompensasi oleh kredit karbon. Namun rencana itu ditunda dengan alasan kondisi ekonomi global yang kurang baik.

Pada Februari, pemerintah meluncurkan fase pertama perdagangan karbon wajib bagi hampir seratusan pembangkit listrik tenaga uap batu bara (PLTU) milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Lebih dari separuh listrik di Indonesia dihasilkan oleh PLTU. [ft/ah]
[ad_2]

Berita Terkait

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan
Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional
Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit
Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh
Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos
Topan Ginting Tersandung Senpi & Suap, Bobby Nasution Angkat Suara!
Uhud Tour di Balik Kasus Haji? KPK Dalami Peran Khalid Basalamah
Polemik Chromebook 2019–2022: Nadiem Dipanggil, Kajian Teknis Diduga Direkayasa untuk Menangkan Vendor Tertentu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:07 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:30 WIB

Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB