Pakar WHO Pertimbangkan Apakah Dunia Siap Akhiri Darurat COVID

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Sebuah panel pakar kesehatan global dijadwalkan bertemu pada Kamis (4/5) untuk memutuskan apakah COVID-19 masih merupakan keadaan darurat berdasarkan aturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Status darurat tersebut dapat membantu mempertahankan fokus internasional pada pandemi.

WHO pertama kali menetapkan COVID pada tingkat kesiagaan tertinggi pada 30 Januari 2020, dan panel itu terus menerapkan label tersebut pada pertemuan yang diselenggarakan setiap tiga bulan.

Namun, beberapa negara belakangan ini telah mulai mencabut status darurat di dalam negeri masing-masing, seperti AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirjen WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ia berharap akan mengakhiri situasi darurat internasional pada tahun ini.

Belum ada konsensus mengenai apa yang mungkin akan diputuskan panel, kata para pakar dari dalam dan luar WHO kepada Reuters.

“Mungkin saja kedaruratan akan berakhir, tetapi penting sekali untuk mengomunikasikan bahwa COVID masih merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang kompleks,” kata Profesor Marion Koopmans, pakar virologi Belanda yang menjadi anggota panel WHO. Ia menolak berspekulasi lebih jauh sebelum diskusi yang berlangsung rahasia itu.

Seorang sumber yang dekat dengan perundingan itu mengatakan pencabutan label “darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional” (PHEIC) dapat berdampak pada pendanaan global atau upaya kolaborasi. Yang lainnya mengatakan bahwa sifat virus yang tidak dapat diprediksi mempersulit penetapan label pada tahap ini.

“Kita belum keluar dari pandemi, tetapi kita telah mencapai tahap yang berbeda,” kata Profesor Salim Abdool Karim, pakar COVID yang sebelumnya menjadi penasihat pemerintah Afrika Selatan mengenai tanggapan terhadap COVID.

Karim, yang bukan anggota panel WHO, mengatakan, jika status darurat dicabut, pemerintah masih harus mempertahankan program pengujian, vaksinasi dan perawatan. 

Yang lainnya mengatakan sudah waktunya untuk beralih ke hidup bersama dengan COVID sebagai ancaman kesehatan yang terus menerus, seperti HV atau tuberkulosis.

“Semua kedaruratan harus diakhiri,” kata Lawrence Gostin, profesor hukum di Georgetown University d AS.

“Saya berharap WHO akan mengakhiri darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Jika WHO tidak mengakhirinya … (kali ini), maka sudah pasti pada pertemuan berikutnya.” [uh/lt]

 

 
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru

Pers Rilis

Setelah Ekspansi ke Pasar Baru, Apa Langkah Berikutnya?

Minggu, 2 Agu 2026 - 23:35 WIB