Patroli Siber Polri Mulai Identifikasi Peningkatan Pro Kontra Pendukung Capres 2024

- Pewarta

Minggu, 29 Januari 2023 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Polri mulai memgidentifikasi adanya peningkatan pendapat pro dan kontra pendukung Capres 2024.

Polri menyebut perbedaan pendapat itu terkait calon Presiden jelang Pemilu 2024 sudah mulai ramai di media sosial dengan intensitas yang semakin meningkat.

Demikian info yang disampaikan berdasarkan patroli siber yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Kombes Pol Reinhard Hutagaol.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beda Sikap dengan Pemerintah dan 8 Partai Politik, PDIP Dukung Proporsional Tertutup di Pemilu Peran Intelektual Muda/Mahasiswa Sebagai Episentrum Gerakan dalam Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

“Memang kita dari patroli siber sudah mengidentifikasi ada peningkatan daripada ya artinya komen-komen yang pro dan kontra,” ujar Kombes Pol Reinhard Hutagaol.

Meski begitu, pihaknya tidak bisa bertindak lebih jauh seperti pemblokiran konten provokatif karena bukan ranah kewenangan.

Namun, terkait hal tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Temuan PPATK Aliran Dana Rp1 Triliun ke Politikus, Polri Buka Peluang untuk Pengusutan Prabowo Puji Menantu Jokowi, Kota Medan Makin Maju Sejak Dipimpin Bobby Nasution

“Jadi kita tidak bekerja sendiri, terutama dengan Kominfo yang memang punya otoritas untuk memblokir konten,” ucapnya.

Selain itu, Polri juga sedang mencari cara untuk melakukan pencegahan terjadinya politik identitas.

Sebab pihaknya perlu berhati-hati karena apabila langsung bertindak dapat dituduh perihal kebebasan berpendapat.

Pengacara Senior Hartono Ajukan Gugatan Perlawanan Eksekusi Lelang Apartemen Robinson Ini Kata Gibran Rakabuming Soal Pemilihan Gubernur Tahun Depan, Usai Bertemu Prabowo

“Kita tetap harus berhati-hati dalam masalah ini, kalau kita terlalu straight juga kita akan dituduh mengekang kebebasan berpendapat.”

“Jadi kita cari yang alternatif juga dalam hal ini,” tandasnya, kepada wartawan, dikutip Sabtu, 28.Januari 2023.***

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB