PBB akan Gelar Pertemuan Pertama tentang Potensi Ancaman AI terhadap Perdamaian Dunia

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pertama tentang potensi ancaman kecerdasan buatan (AI) terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Inggris, yang melihat potensi yang luar biasa, namun juga risiko besar tentang kemungkinan penggunaan AI untuk senjata otomatis atau pengendalian senjata nuklir.

Duta Besar Inggris Barbara Woodward, pada hari Senin (3/7), mengumumkan pertemuan tanggal 18 Juli mendatang sebagai inti dari kepresidenan Inggris pada dewan keamanan bulan ini. Pertemuan itu akan mencakup pengarahan oleh pakar AI internasional dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang bulan lalu memperingatkan atas bentuk AI paling canggih yang “mengganggu” dari para penciptanya.

“Para ilmuwan dan pakar telah meminta dunia untuk bertindak, menyatakan AI sebagai ancaman keberadaan bagi umat manusia yang setara dengan risiko perang nuklir,” kata Guterres.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guterres mengumumkan rencana untuk menunjuk dewan penasehat bidang kecerdasan buatan pada bulan September untuk mempersiapkan prakarsa yang bisa diambil oleh PBB. Ia juga mengatakan, akan mendukung pembentukkan badan baru PBB soal AI dan menyarankan Badan Energi Atom Internasional, yang dibentuk berdasar pada pengetahuan dan memiliki beberapa kekuatan regulasi, sebagai contoh organisasi yang dapat diikuti.

Woodward mengatakan, pertemuan akan memulai diskusi tentang implikasi AI, yang akan diikuti dengan KTT yang diselenggarakan di Inggris akhir tahun ini.

Ia menambahkan Inggris ingin mendorong “pendekatan multilateral untuk menangani peluang besar dan risiko yang dimiliki kecerdasan buatan bagi kita semua,” dan menekankan bahwa “hal tersebut akan membutuhkan upaya global.”

Pada bulan Mei, kepala bidang kecerdasan buatan dari perusahaan yang membuat ChatGPT mengatakan kepada Senat AS bahwa intervensi pemerintah akan sangat penting untuk memitigasi risiko dari meningkatnya sistem AI yang yang sangat kuat, seraya mengatakan bahwa kemajuan teknologi yang tercipta juga membuat orang-orang merasa khawatir akan bagaimana hal itu akan mengubah hidup mereka. Ia menambahkan pihak perusahaan juga khawatir akan hal itu. [ps/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru