Pengusaha Agus Hartono Diculik dan Disiksa dengan Cara Preman, Diduga oleh Penyidik Kejati Jateng

- Pewarta

Kamis, 22 Desember 2022 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Pengusaha Semarang Agus Hartono dilaporkan menjadi korban penculikan oleh sejumlah orang tak dikenal yang diduga kuat penyidik pada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng).

Presiden Jokowi Ungkap Alasan Akhir Tahun 2022 Ini Kemungkinan akan Hentikan PPKM Lingkarin.com: Tarif Content Placement 2023  Naik, Tarif Publikasi Press Release Tetap

Peristiwa yang menimpa Agus Hartono terjadi di Bandara Ahmad Yani, Semarang saat hendak memenuhi panggilan penyidikan di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Kamaruddin Simanjuntak yang menjadi kuasa hukum Agus Hartono menyebut kasus penculikan yang menimpa kliennya itu terjadi begitu cepat.

Agus Hartono Adukan Putri Ayu Wulandari ke KPK, Percobaan Pemerasan Sebesar Rp10 Miliar Masih Pemeriksaan, Jamwas: Jika Terbukti Kita Tindak Tegas Jaksa Nakal Kejati Jateng

“Saya sudah berangkat pukul 05.00 WIB dari Jakarta, untuk penuhi panggilan mereka pukul 09.00 WIB.”

Kliennya Akan Diperiksa Lagi, Kamaruddin Simanjuntak Tuding Pihak Kejati Jateng Sewenang-wenang Jaksa Nakal Diperiksa Kejagung, Percobaan Pemerasan Pengusaha Semarang Diperiksa Kejagung

“Namun diculik di pesawat Garuda pukul 08.30 WIB ketika landing di Bandara Semarang,” ujar Kamaruddin melaporkan dan balik ujung telepon, Kamis, 22 Desember 2022.

Kamaruddin menceritakan dirinya duduk satu deretan bangku dengan Agus Hartono dan seorang stafnya bernama Yudi.

Oknum Notaris WG Terancam Dipidanakan ke Bareskrim, Palsukan Akta Otentik Perusahaan Tambang Kriteria Pemimpin, Jokowi: Pemimpin Indonesia ke Depan Harus Sadar Keberagaman

“Saya duduk di paling pinggir lorong penumpang, adapun Agus klien saya paling pojok,” jelas pengacara berkumis tebal yang membongkar kasus pembunuhan berencara Brigadir Yosua ini.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Terima Brevet Hiu Kencana dari Calon Panglima TNI Yudo Margono SMRC: Ganjar Pranowo Semakin Kuat, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Bersaing Ketat

Karena berada di posisi paling pinggir, begitu pesawat landing di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Kamaruddin mengaku langsung bergerak lebih dulu menuju pintu keluar.

Sementara Agus Hartono dan Yudi staf pribadinya berada di belakangangnya.

Kamaruddin Simanjuntak Desak Jaksa Agung Copot Sesjampidsus Terkait Kasus Pemerasan Rp10 M Sebanyak 310 Warga Meninggal Dunia, Inilah Update Korban Gempa Bumi Kabupaten Cianjur

Keberadaan Agus diketahui hilang dan diduga telah menjadi korban penculikan setelah Yudi, staf Agus Hartono melaporkan kasus itu kepada Kamaruddin.

Gempa Bumi Cianjur, Kementan Kirim Bantuan Pangan Rp2,69 Miliar untuk Korban Bencana Gempa Bumi Kabupaten Cianjur, Tim SAR Masih Mencari 40 Orang yang Hilang Akibat Bencana

“Saat posisi turun Pak Agus persis di belakang saya. Begitu saya keluar dari pintu pesawaat, ada sekitar 10 orang telah berdiri di depan pintu langsung mendekap Pak Agus menuruni anak tangga,” ujar Yudi menyampaikan.

Wajah Agus Hartono Legam Dipukuli

Kamaruddin Simanjuntak menyatakan dirinya berada di Semarang untuk mendampingi kliennya.

“Rencananya dia (Agus Hartono) akan menghadap untuk memenuhi panggilan penyidik Kejati Jawa Tengah,” papar Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, kliennya dipanggil sebagai tersangka dengan surat pemberitahuan panggilan yang ketiga.

“Setahu kami ini baru surat pertama yang kami terima, tapi kenapa tertera dalam surat pemeritahuan disebut panggilan ketiga?” ucap Kamaruddin heran.

Kamaruddin juga menyambung bahwa sebelum surat pertama diterima, kliennya pernah dua kali mendapat WatsApp dari penyidik.

Akan tetapi karena dianggap tidak lazim, oleh Agus Hartono dianggap sesuatu yang biasa lantaran mal prosedur.

Apakah ada kaitan kasus penculikan ini dengan ketidakpatuhan kliennya pada pemanggilan pertama dan kedua, Kamaruddin belum bisa memastikan.

Dia tidak berani berspekulasi atas apapun dari kejadian penculikan tersebut.

Atas kasus yang menimpa kliennya itu Kamaruddin mengaku telah melapor ke para petinggi Kejaksaan dan Kapolri, termasuk Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

“Peristiwanya sudah saya laporkan,” kata Kamaruddin.

Kamaruddin merasa pihak Kejati Jateng tidak fair dan terkesan menggunakan cara-cara preman dalam menegakkan hukum.

Hingga berita ini ditayang Kamaruddin Simanjuntak mengaku tak bisa menemui kliennya yang saat ini berada di Kejati Jateng.

“Saya sudah berusaha menemui klien saya tapi belum diizinkan dan dihalang-halangi pihak Kejati Jateng.”

“Model seperti apa kok penegakkan hukum caranya seperti ini?” tegasnya.

Kamaruddin mengakui dan mendengar sendiri kalau kliennya itu mengalami penyiksaan.

“Saya mendengar ada teriakan dari ruang Pidsus, begitu pintunya saya dorong Agus Hartono sedang disiksa,” ucap Kamaruddin yang mengaku kaget.

Atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, Kamaruddin mengaku laporannya telah mendapat respons dari Jamwas Ali Mukartono, dan menyebut segera menuruntkan timnya terkait kasus tersebut.***

Berita Terkait

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses
Beberkan Prioritas Pemerintahannya di Qatar Economic Forum, Prabowo: Pangan, Energi, dan Hilirisasi
Afriansyah Noor Terima Gelar Kehormatan dari Lembaga Adat
KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif
Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK
Reuni dengan Alumni Akabri, Prabowo Subianto Kenang dan Puji Gemblengan Senior di TNI
KPK Sebut Keluarga SYL Bisa Dikenakan Pasal TPPU Pasif, Jika Tahu dan Terbukti Nikmati Hasil Korupsi
Starlink Sudah Boleh Beroperasi di Indonesia, Penyedia Jasa Telekomunikasi Asal AS Milik Elon Musk
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses

Kamis, 16 Mei 2024 - 08:10 WIB

Beberkan Prioritas Pemerintahannya di Qatar Economic Forum, Prabowo: Pangan, Energi, dan Hilirisasi

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:49 WIB

Afriansyah Noor Terima Gelar Kehormatan dari Lembaga Adat

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:18 WIB

KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:27 WIB

Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK

Minggu, 5 Mei 2024 - 16:04 WIB

Reuni dengan Alumni Akabri, Prabowo Subianto Kenang dan Puji Gemblengan Senior di TNI

Sabtu, 4 Mei 2024 - 13:34 WIB

KPK Sebut Keluarga SYL Bisa Dikenakan Pasal TPPU Pasif, Jika Tahu dan Terbukti Nikmati Hasil Korupsi

Rabu, 1 Mei 2024 - 12:04 WIB

Starlink Sudah Boleh Beroperasi di Indonesia, Penyedia Jasa Telekomunikasi Asal AS Milik Elon Musk

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB