Penyakit Chagas Tewaskan 10.000 Orang di Amerika Latin Setiap Tahun

- Pewarta

Senin, 17 April 2023 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Penyakit Chagas yang tidak begitu dikenal adalah pembunuh diam-diam di wilayah Amerika Latin. Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), pada Kamis (13/4) mengatakan sedikitnya 10.000 orang di Amerika Latin meninggal setiap tahunnya karena penyakit Chagas. Organisasi itu menambahkan bahwa lebih banyak upaya perlu dilakukan untuk mendeteksi gehala dari penyakit tersebut sejak dini.

Namun, penyakit Chagas yang kurang dikenal itu kini semakin banyak terdeteksi di luar Amerika Latin, dan PAHO mengatakan penyakit itu “berdampak pada lebih dari enam juta orang di dunia.”

Disebabkan oleh parasit T.cruzi, dan terutama ditularkan melalui gigitan serangga, penyakit tersebut hampir 100 persen dapat disembuhkan jika terdeteksi dan diobati sejak dini, kata PAHO dalam siaran pers menjelang Hari Chagas Sedunia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Chagas adalah penyakit yang hanya diketahui oleh sedikit orang, meskipun penyakit ini menyerang jutaan orang,” kata Jarbas Barbosa, direktur PAHO, dalam sebuah siaran pers.

Penyakit itu – yang dinamai sama dengan nama dokter Brasil Carlos Chagas yang menemukannya pada tahun 1909 – seringkali muncul tanpa gejala, dan hanya sekitar satu dari 10 penderita yang terdiagnosis.

Serangga yang paling sering membawa parasit ini dikenal sebagai vinchuca, dan hidup di lumpur, batako, jerami, dan daun palem di rumah-rumah pedesaan. Tapi transfusi darah dan mengonsumsi makanan yang terkontaminasi juga bisa menyebabkan infeksi.

Jika terdeteksi tepat waktu, penyakit Chagas bisa disembuhkan atau perkembangannya bisa dibendung. Pada fase kronis, pengobatan dapat memperlambat atau menunda perkembangannya, tetapi jika tidak dilakukan pengobatan, dalam jangka panjang, hingga 30 persen penderita dapat mengalami gangguan sistem saraf dan jantung yang tidak dapat diperbaiki.

Penyakit Chagas tetap menjadi endemik di 21 negara di Amerika Tengah dan Selatan, tetapi menyebar ke benua lain seiring dengan meningkatnya mobilitas manusia, kata PAHO. [lt/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru