Perang, Bencana Alam Akibatkan 71 Juta Orang di Dunia Kehilangan Tempat Tinggal pada 2022

- Pewarta

Kamis, 11 Mei 2023 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Perang di Ukraina mendorong jumlah orang yang terlantar akibat konflik atau bencana alam mencapai titik rekor, yaitu 71,1 juta pada tahun lalu. Demikian laporan Pusat Pemantauan Pemindahan Internal Dewan Pengungsi Norwegia yang dipublikasikan pada Kamis (11/5). 

Pada akhir 2022, 5,9 juta orang terpaksa kehilangan tempat tinggal Ukraina akibat invasi Rusia, menjadikan total orang yang terlantar akibat konflik dan kekerasan menjadi lebih dari 62 juta, meningkat 17 persen sejak 2021. Sementara itu,  terdapat 6,8 juta pengungsi di Suriah yang didorong oleh konflik perang saudara yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. 

Jumlah orang yang mengungsi di dalam negeri pada akhir tahun, karena bencana seperti banjir dan kelaparan mencapai 8,7 juta, naik 45 persen dari 2021. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total 71,1 juta pengungsi domestik di seluruh dunia meningkat 20 persen dibandingkan 2021. 

Aksi mengungsi domestik yang dimaksud mengacu pada orang-orang yang dipaksa pindah di dalam wilayah negara mereka sendiri dan laporan Pusat Pemantauan Pemindahan Internal tidak memperhitungkan mereka yang pindah ke berbagai negara. 

Tidak ada jeda arus pengungsian pada 2023 menyusul sejumlah konflik yang berkecamuk di sejumlah tempat, di antaranya Ukraina, Suriah, dan Ethiopia. Badan migrasi PBB mengatakan minggu ini bahwa terdapat 700.000 orang yang mengungsi dalam hitungan minggu akibat konflik di Sudan yang dipicu oleh pertikaian antara tentara dan kelompok paramiliter. 

Pusat Pemantauan Pengungsian Internal mengutip fenomena cuaca La Nina, yang berlanjut selama tiga tahun berturut-turut pada 2022, sebagai faktor utama pengungsian akibat bencana. Hal tersebut berkontribusi pada rekor tingkat perpindahan akibat banjir di Pakistan, Nigeria dan Brazil dan kekeringan terburuk yang pernah tercatat di Somalia, Kenya dan Ethiopia, kata laporan itu. 

Terdapat “badai sempurna” pada konflik dan bencana alam yang terjadi sepanjang 2022, yang mengarah ke “pengungsian dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata Jan Egeland, sekretaris jenderal Dewan Pengungsi Norwegia. [ah/rs] 
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru

Pers Rilis

Setelah Ekspansi ke Pasar Baru, Apa Langkah Berikutnya?

Minggu, 2 Agu 2026 - 23:35 WIB