Prabowo Sebut Demokratisasi yang Paling Cepat Dirasakan Rakyat adalah Akses Pendidikan dan Kesehatan

- Pewarta

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet perdana di Istana Merdeka. (Facebook.com @Setkab RI)

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet perdana di Istana Merdeka. (Facebook.com @Setkab RI)

LINGKARIN.COM – Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi yang sesungguhnya dapat dirasakan oleh rakyat adalah akses pendidikan dan kesehatan yang baik.

Hal itu Prabowo sampaikan pada rapat kabinet perdana bersama dengan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2024).

“Saya katakan, pendidikan. Pendidikan sangat mutlak, saya sudah panggil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah mempunyai gambaran besar bagaimana [pendidikan] kita segera akan menyentuh semua anak-anak kita, kita akan gunakan teknologi,” tegas Prabowo.

Dikutip Persda.com, selain itu, Prabowo juga bahwa akses kesehatan yang tidak kalah penting.

Akses kesehatan yang memadai bagi rakyat, menurut Prabowo, merupakan tonggak penting bagi berlangsungnya kehidupan bangsa dan negara.

“Kesehatan juga penting. Demokratisasi yang paling cepat yang paling dirasakan oleh rakyat adalah kalau kita bisa beri pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita.”

“Kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat kita. Itu adalah demokrasi yang sebenarnya saudara-saudara,” tutur Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo kembali menegaskan dua poin penting tersebut bisa tercapai apabila para menteri-menteri dan penegak hukum dapat dengan tegas dan kuat serta tidak ragu-ragu dalam melaksanakan tugas.

“Menteri Kesehatan, reformasi kesehatan. Atasi persoalan dokter dan tenaga kesehatan. Kita punya program khusus nanti kita bahas itu sendiri,” ucapnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Businesstoday.id

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jatimraya.com dan Hallokaltim.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan
Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional
Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit
Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh
Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos
Topan Ginting Tersandung Senpi & Suap, Bobby Nasution Angkat Suara!
Uhud Tour di Balik Kasus Haji? KPK Dalami Peran Khalid Basalamah
Polemik Chromebook 2019–2022: Nadiem Dipanggil, Kajian Teknis Diduga Direkayasa untuk Menangkan Vendor Tertentu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Jalan Panjang Menjaga Harga Beras, Bantuan Pangan Jadi Tumpuan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Mencegah Penimbunan, Bulog dan Pemda Kawal Distribusi Beras SPHP Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Indonesia Menuju APBN Sehat: Prabowo Tawarkan Jalan Tanpa Defisit

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:07 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:30 WIB

Mohamad Riza Chalid Bebas, Rakyat Cuma Bisa Teriak di Medsos

Berita Terbaru