TERĶINIPOST.COM – Megawati Soekarnoputri dipastikan akan memilih kader terbaik untuk diusung sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.
Demikian disampaikan Ketua PDIP Puan Maharani di Jakarta, Sabtu, 14 Januari 2023.
Menurut Puan, Ketum PDI Perjuangan Megawati mempunyai pertimbangan sendiri untuk itu dan status sebagai anak tak semerta-merta membuatnya harus dipilih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BPOM Sebut Bahayakan Tubuh, Soal Penggunaan Nitrogen Cair pada Pangan Siap Saji Pertahankan Proporsional Terbuka, Ini Sikap Resmi 8 Fraksi DPR Tolak Sistem Pemilu Tertutup
“Ini bukan urusan anak. Ini urusannya kemudian bagaimana memunculkan seorang pemimpin untuk bangsa dan negara.”
“Dan apakah siapa, bagaimana, pasti Bu Mega punya pertimbangan sendiri.”
“Jadi bukannya berarti harus Puan Maharani,” kata Puan dikutip dari siaran Youtube, Sabtu, 14 Januari 2023.
Resuffle Kabinet Indonesia Maju, Ma’rif Amin: Tunggu saja. Kalau Presiden Mau Pasti Ada Strategi Aparat Tangkap Gubernur Papua Lukas Enembe Diungkap Menkopolhukam Mahfud MD
Ketua DPR RI itu juga menyatakan, pandangan yang melihat dia memiliki hak istimewa sebagai anak dari Megawati merupakan pandangan tidak benar.
Puan mengaku dirinya pun tidak mempunyai hak istimewa.
“Misalnya soal penugasan, semua penugasan yang diberikan kepada saya bukan karena saya minta.”
Tim PPHAM Dituding Hidupkan Kembali Komunisme, Ini Respons Menkopolhukam Mahfud MD 8 Partai Politik Tolak Sistem Proporsional Tertutup, PDIP Hormati Apapun Keputusan MK
“Tapi memang karena memang Bu Mega menugaskan, memberikan amanah,” ucap Puan.
Lebih lanjut, Puan menuturkan bahwa tugas yang dia emban selama ini, ditujukan untuk dapat berguna bagi perempuan-perempuan Indonesia di mana pun mereka berada.
“Bukan melulu tentang anak. Bukan. Tapi ya seorang kader yang dianggap mumpuni dan bisa, mampu, untuk ditempatkan dalam posisi tertentu,” tutur Puan.***
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin Hadir Buka Acara Peringatan HUT ke – 50 PDIP Dukung IWO Indonesia, Ketua DPRD Kota Malang Ajak Tangkal Berita Hoax yang Resahkan Masyarakat










