LINGKARIN.COM – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur K.H. Marzuki Mustamar mengatakan Partai Amanat Nasional (PAN) era kepemimpinan Zulkifli Hasan (Zulhas) sudah semakin dekat dengan NU.

“Selamat datang Mendag sekaligus juga Ketua Umum PAN (Zulkifli Hasan). Rasa-rasanya PAN ini sekarang semakin dekat kepada NU, ketimbang yang lain,” kata Marzuki Mustamar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Marzuki mengatakan hal itu ketika Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur untuk menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur di Pesantren Mojosari.

Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto, Jokowi: Beliau dalam Keadaan Baik, Stabil, Sehat

Sambut Perayaan Natal 2022, Ketua PBNU Ajak Masyarakat Indonesia Jaga Moderasi Beragama

Zulhas menjelaskan NU sebagai organisasi yang sangat besar tentunya sangat berpotensi untuk mendorong kebangkitan ekonomi umat.

“Kita semua tahu potensi NU dengan ribuan pesantrennya.”

“Kita harus dukung NU untuk menjadi pelopor kebangkitan ekonomi keumatan, terutama lewat pesantren-pesantren serta para pengusaha NU,” jelasnya.

Terbitkan Larangan Perempuan Berkuliah, Arab Saudi dan Qatar Desak Taliban agar Batalkan

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono Harapkan Kasal Baru Segera Ditetapkan Presiden

Baca juga: Mendag puji Muhammadiyah konsisten berjuang melalui pendidikan

Zulhas menambahkan Kementerian Perdagangan juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang sinergi pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf di Yogyakarta pada Agustus lalu.

“Ini adalah sinergi yang baik, pintu masuk bagi kita untuk mendorong berbagai macam kolaborasi untuk kemajuan kewirausahaan pesantren, mulai dari produksi hingga pemasaran,” katanya.

Pemecatan RW 16 Pluit Penjaringan Sesuai Prosedur, Sama Sekali Tak Terkait Persoalan Pungli

Istighosah dan Do’a Bersama Digelar Polres Bogor Jelang Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Menurut dia, kalau mau melihat Indonesia menjadi digdaya, maka Pemerintah tentunya mesti membesarkan NU dan Muhammadiyah.

“Kalau mau lihat Indonesia digdaya, karena ke dua ormas tersebut adalah mayoritas bangsa ini, kalau mereka digdaya maka digdaya pula bangsa Indonesia,” ujar Zulhas.***

Partai Ummat Lakukan Verifikasi Ulang, Hasil Mediasi dengan KPU yang Difasilitasi Bawaslu

Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Korlantas Siapkan Rest Area Sementara