Siapakah Sebenarnya Sosok yang Berani Menusuk Kolonel Purn Sugeng Waras hingga 5 Kali

- Pewarta

Sabtu, 7 Januari 2023 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Teringat penusukan berulang-ulang yang menewaskan Letkol Purn TNI H. Muhammad Mubin.

Peristiwa yang terjadi di Lembang dilakukan oleh pengusaha keturunan Hernando alias Aseng yang disaksikan oleh ayah pelaku Ir. Sutikno.

Saat ini Hernando masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri Bale Bandung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus Vonis 4 Tahun Petinggi ACT: Kelola Dana Sosial Harus Amanah, Tak Amanah Fatal Akibatnya

Golkar Ajak PDIP Dukung Proporsional Terbuka, Nurul Arifin: Lebih Wakili Suara Rakyat

Pembunuhan berencana dapat dikenakan hukuman mati. Akan tetapi bukan mendahului vonis Hakim kelak.

Banyak pihak yang merasakan adanya kejanggalan dan aroma perlindungan di persidangan.

Kini penusukan terjadi lagi di Jalan Kolonel Masturi Cimahi jalan menuju Lembang pula.

Golkar Ajak PDIP Dukung Proporsional Terbuka, Nurul Arifin: Lebih Wakili Suara Rakyat

Dikabarkan Mundur dari Jabatan Menteri Kominfo, Berikut Keterangan Resmi Johnny G Plate

Korban adalah Kol Purn TNI Sugeng Waras yang sengaja dikuntit dan ditusuk berulang-ulang.

Luka-luka pada paha memerlukan banyak jahitan dan perlu perawatan.

Bersyukur kondisi Kol Sugeng Waras terus membaik. TNI AD memberi perhatian besar atas kasus ini.

Dikabarkan Mundur dari Jabatan Menteri Kominfo, Berikut Keterangan Resmi Johnny G Plate

Perppu Cipta Kerja Kontroversial, Presiden Sedang Bermain-main dengan Konstitusi

Telah ditangkap R salah satu pelaku yang menurut pengakuannya hanya membantu dan mendapat bayaran 500 ribu.

Pelaku utama berininsial I hingga kini belum tertangkap. Anehnya saat ditampilkan di depan publik R ini disembunyikan wajahnya.

“Mistery guest” yang harus ditebak sendiri oleh masyarakat. Preman, awam atau aparat?

Perppu Cipta Kerja Kontroversial, Presiden Sedang Bermain-main dengan Konstitusi

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Berkorelasi dengan Elektabilitas Ganjar Pranowo

Dugaan kuat bahwa penusukan ini dilakukan oleh komplotan yang sudah mengincar lama. Kol Purn TNI Sugeng Waras dikenal kritis terhadap pemerintah atau pihak lain.

Dengan penusukan yang terarah hanya untuk melukai maka patut diduga pelaku itu memang “profesional”.

Karenanya tampilan setelah tertangkap semestinya menjadi penting.

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Berkorelasi dengan Elektabilitas Ganjar Pranowo

Kembalinya Romahurmuziy Dinilai Dapat Perkuat Soliditas PPP dalam Hadapi Pemilu 2024

Sayangnya setelah tertangkap R ternyata ditutup wajahnya. Publik hanya tahu yang bersangkutan sudah tertangkap bermotivasi soal “bayaran” dan “hanya pengemudi”.

Seperti pendemo yang tidak mengerti untuk mendemo apa yang penting “50 ribu”.

Menjadi pertanyaan serius, untuk melukai secara akurat sesederhana itukah motifnya?

Kembalinya Romahurmuziy Dinilai Dapat Perkuat Soliditas PPP dalam Hadapi Pemilu 2024

Kader Gerindra Harus Menangkan Prabowo, Jangan Bermanuver Politik untuk Ambisi Pribadi

Kita yakin Kepolisian dapat lebih mendalami dan mengungkap segera kasus ini.

Letjen Purn TNI Doni Munardo Ketua Umum PPAD meminta secara khusus kepada aparat Kepolisian untuk dapat mengusut tuntas kasus penyerangan dan penusukan ini.

Meski yang menjadi korban adalah pribadi seorang purnawirawan TNI akan tetapi “keberanian” pelaku patut diuji motif lebih jauhnya.

Kader Gerindra Harus Menangkan Prabowo, Jangan Bermanuver Politik untuk Ambisi Pribadi

Kado Tahun Baru, Perppu Cipta Kerja Cacat Konstitusional atau Constitutionally Invalid

Karena Kolonel Sugeng Waras juga adalah Ketua salah satu organisasi purnawirawan TNI.

Mulailah pihak Kepolisian membuka secara terbuka kepada publik wajah dari R.

Mungkin masyarakat ada yang dapat mengenali siapa R dan hubungan relasionalnya.

Kado Tahun Baru, Perppu Cipta Kerja Cacat Konstitusional atau Constitutionally Invalid

Perppu Cipta Kerja, Pemerintah Tanggapi Kritik Sejumlah Pihak Termasuk dari Akademisi

Untuk mengejar pelaku utama karena kasus ini akan menguap begitu saja jika pelaku utama hilang “permanen” sebagaimana Harun Masiku.

Perlu segera terungkap kasus ini agar tidak muncul purnawirawan-purnawirawan TNI lagi yang menjadi korban.

Sebab jika serangan terus tertuju, maka akan muncul dugaan bahwa memang ada PKI dibalik semua ini.

Oleh: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.***

Berita Terkait

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia
Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri
Sekjen PDIP Hasto Kristianto Ungkap Ancaman kepada Dirinya Jika PDIP Memecat Joko Widodo atau Jokowi
Acara Silaturahmi KIM di Hambalang, Pesan SBY: Satukan Hati, Beri yang Terbaik, Sukseskan Pemerintahan!
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Sarmuji Pastikan Kabinet Prabowo – Gibran Tetap Solid, Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Indonesia

Senin, 26 Mei 2025 - 09:00 WIB

Puan Maharani Soroti Dugaan Intimidasi ke Pemohon Judicial Review UU TNI

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Selasa, 8 April 2025 - 10:48 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Kamis, 3 April 2025 - 14:36 WIB

PDIP Tanggapi Kunjungan Putra Presiden Prabowo Subianto ke Kediaman Megawati Soekarnoputri

Berita Terbaru