Survei: Separuh Lebih Warga AS Menerima Aksi Kebencian di Dunia Maya

- Pewarta

Kamis, 29 Juni 2023 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Separuh lebih warga Amerika Serikat yang disurvei pada tahun lalu melaporkan bahwa mereka pernah menghadapi pelecehan dan kebencian online dalam hidup mereka, termasuk lebih dari 75 persen responden transgender, kata kelompok advokasi Anti-Defamation League (ADL), pada Rabu (28/6).

Survei tahunan kelima ADL itu menunjukkan bahwa laporan mengenai kebencian dan pelecehan online selama 12 tahun terakhir mengalami kenaikan dalam hampir semua kelompok demografi di Amerika Serikat.

Sekitar 52 persen responden survei di AS melaporkan pernah menghadapi pelecehan online, naik dari 40 persen pada survei tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 76 persen responden transgender, 26 persen responden Yahudi, 38 persen responden kulit hitam dan 38 persen responden muslim mengaku pernah mengalami pelecehan online.

Di luar komunitas transgender, 47 persen responden dari komunitas LGBTQ+ melaporkan pelecehan online.

Negara-negara bagian di AS yang dipimpin oleh Partai Republik mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang yang berhubungan dengan kelompok transgender muda. Pendukung UU itu mengatakan bahwa aturan itu dibuat untuk melindungi anak-anak, sementara penentang UU itu mengatakan bahwa aturan itu membatasi hak-hak kelompok LGBTQ. Beberapa negara bagian telah melarang guru mendiskusikan isu gender dan seksualitas dengan murid yang masih kanak-kanak, sementara para legislator konservatif mengajukan atau mengesahkan RUU yang membatasi pertunjukan drag.

Awal bulan ini, Presiden AS Joe Biden memperingatkan tentang serangan “berbahaya” dari orang-orang yang “histeris” yang menurutnya menarget warga LGBTQ+ Amerika, khususnya transgender muda.

Jajak pendapat terhadap 2.139 orang dewasa dan 550 remaja itu dilakukan secara daring sejak 7 Maret hingga 6 April oleh YouGov, perusahaan analisis data dan opini publik, atas nama ADL. Mereka mengambil sampel responden khusus yang mengidentifikasi diri sebagai LGBTQ+ atau dari kelompok minoritas tertentu.

Dari semua yang melaporkan pernah dilecehkan, 54 persen di antaranya mengaku bahwa pelecehan itu dilakukan di Facebook, turun dari 57 persen pada survei sebelumnya. Sekitar 27 persen mengaku dilecehkan di Twitter, naik dari 21 persen sebelumnya. Hampir 15 persen mengaku mengalaminya di Reddit, naik dari 5 persen pada survei yang lalu.

ADL mendesak platform teknologi dan media sosial agar berbuat lebih untuk mengatasi kebencian online. [rd/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru