LINGKARIN.COM – Perayaan Imlek 2574 atau Tahun Baru China pada 2023 yang akan dilaksanakan pada 22 Januari mendatang akan dilakukan tanpa adanya pembatasan seperti tahun sebelumnya akibat adanya pandemi COVID-19.

Ketua Vihara Buddhayana Bengkulu, Romo Pandita Chandra Metta mengatakan bahwa akan ada ratusan umat yang akan melakukan peribadatan di Vihara Budhayana pada perayaan Imlek.

“Perayaan Imlek kali ini akan digelar tanpa adanya pembatasan pandemi COVID-19, sehingga akan diikuti oleh ratusan umat untuk melakukan peribadatan,” kata Romo Pandita di Kota Bengkulu, Sabtu.

Mulai Terbukti, Masalah yang Muncul Akibat Kedatangan TKA Asal China di Morowali Sulteng

Salah Satunya Coklat, Inilah 5 Jenis Makanan yang Bermanfaat untuk Redakan Stres

Meskipun perayaan Imlek tahun dilakukan tanpa adanya pembatasan, namun pihaknya tidak melakukan penambahan ritual peribadatan.

Ritual yang akan dilakukan sama seperti biasanya, hanya saja jumlah umat yang mengikuti peribadatan di Vihara pada perayaan Imlek nantinya tidak dibatasi.

Pada perayaan Imlek tahun ini, terang Romo Pandita, Vihara Budhayana telah menghias Vihara dengan puluhan lampion, ratusan lilin pelita serta pernak pernik lainnya.

Cadangan Capai 680.000 Ton, Bulog: Stok Beras Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Tanggapi Gabungnya Gubernur Ridwan Kamil

Pernak pernik tersebut disiapkan untuk melakukan puja pelita imlek, dan pihaknya juga menyediakan tempat khusus untuk berfoto.

Hal tersebut dilakukan agar para umat yang beribadah nantinya dapat bersuka cita mengabadikan momen tahun baru Imlek 2574.

“Untuk peribadatan tahun baru Imlek yang dilakukan pada Minggu (22/01) akan dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga selesai,” ujarnya.

Media Online Lingkarin.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2023

Hasil Survei New Indonesia Sebut Elektabilitas PSI Naik, Sebaliknya Nasdem Turun

Sebelumnya, pada Perayaan Imlek atau tahun baru China yang dilaksanakan pada 1 Februari 2022 dilaksanakan secara sederhana sebab masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Perayaan Imlek di Vihara Buddhayana Bengkulu tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan melakukan peribadatan di Vihara secara terbatas.

Kemudian untuk umat yang mengikuti peribadatan di Vihara harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.***

Bicara Lagi Soal Politik Identitas, Presiden Jokowi Sebut Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban

Semua Produsen mobil Lstrik akan Masuk Indonesia, Kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan