Upaya Menghemat Listrik Saat Musim Panas, Pegawai Negeri Iran Kerja Mulai Pukul 6 Pagi

- Pewarta

Kamis, 8 Juni 2023 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM –
Iran mengubah jam kantor bagi pegawai pemerintah dalam musim panas untuk mencoba mengurangi konsumsi listrik yang meningkat. Tetapi laporan media mengatakan sebagian pegawai tidak senang dengan perubahan jam masuk kerja yang menjadi lebih awal.

Jam kerja baru untuk tiga bulan ke depan, dari pukul 6 pagi hingga 1 siang, mulai berlaku pada minggu ini. Perubahan itu dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi negara tersebut selama musim panas ketika konsumsi listrik mencapai puncak. Namun, banyak orang mengaku kesulitan beradaptasi dengan jam kerja yang baru.

Tiba di kantor pada pukul enam pagi berarti sebagian karyawan, terutama yang melakukan perjalanan jauh, harus bangun pukul lima atau bahkan empat pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini menimbulkan banyak masalah bagi orang tua yang perlu membawa anak-anak ke sekolah dasar atau taman kanak-kanak,” kata pegawai pemerintah Morteza kepada kantor berita AFP.

Sementara jam kerja baru berlaku untuk pegawai negeri, jam kerja untuk pegawai swasta umumnya mulai sekitar pukul 09.00. Artinya waktu yang tersedia untuk melakukan bisnis berkurang, misalnya urusan perbankan.

“Bank akan tutup pukul 1 siang, yang merupakan waktu puncak saya bekerja. Jadi, transaksi saya harus ditunda hingga besok atau lusa,” kata Bahman Eshghi, sekretaris jenderal Kamar Dagang Teheran, kepada harian Sazandegi.

“Jam biologis harusnya tidak diganggu dengan peraturan yang dibuat ini, karena hal tersbeut dapat mengurangi efisiensi dalam bekerja.”

Berdasarkan skema baru, pegawai negeri bekerja satu jam lebih sedikit dari yang tertera dalam undang-undang. Tetapi pemerintah meminta mereka untuk menebus kekurangan itu dengan bekerja jarak jauh – solusi yang ditolak parlemen dan disebut “ilegal.” [ka/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta
Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC
Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan
Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!
5 Alasan Mengapa Sunscreen Emina Aman di Kulit Berjerawat dan Patut Dicoba
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 03:47 WIB

IDWX: Pilihan Terbaik untuk Membeli Jam Tangan Rolex Asli di Jakarta

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Tetap Efektif, Sanitizer Jadi Alternatif

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:00 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Senin, 16 Desember 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Kangkung, Inilah 5 Jenis Sayuran Berdaun Hijau yang Disarankan Dikonsumsi Saat Kondisi Hujan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:54 WIB

Beli 4 Perlengkapan Jogging Lebih Hemat dengan Promo 11.11 di Blibli!

Berita Terbaru