Pengadilan Rusia Perpanjang Masa Tahanan Wartawan AS Evan Gershkovich

- Pewarta

Rabu, 24 Mei 2023 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Amerika Serikat telah meminta Rusia untuk segera membebaskan reporter Wall Street Journal (WSJ), Evan Gershkovich, setelah Moskow berupaya memperpanjang masa tahanan prasidangnya selama tiga bulan.

Masa tahanan prasidang Gershkovich seharusnya berakhir pada 29 Mei, namun pengadilan di Rusia pada hari Selasa (23/5) memperpanjangnya hingga 30 Agustus 2023, setelah dinas intelijen Rusia FSB mengajukan permohonan perpanjangan.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, mengatakan pada Selasa bahwa AS bekerja keras untuk membawa pulang wartawan Amerika itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ia tidak seharusnya ditahan. Jurnalisme bukanlah tindak kejahatan. Ia harus segera dibebaskan,” kata Kirby kepada CNN.

Gerskovich ditangkap pada 29 Maret lalu ketika sedang bertugas di kota Yekaterinburg, Rusia.

Pihak berwenang Rusia menuduh reporter yang bertugas di Moskow itu melakukan aksi spionase, tuduhan yang bisa dihukum 20 tahun penjara. Gerskovich, WSJ dan pemerintah AS menyangkal tuduhan itu.

Seorang reporter CNN mencuit di Twitter bahwa orang tua Gershkovich, yang melarikan diri dari Uni Soviet ketika masa Perang Dingin, hadir dalam sidang di pengadilan Lefortovo, Moskow.

Sebelum diambil keputusan pada hari Selasa, Departemen Luar Negeri AS mencoba menemui Gershkovich Kamis lalu. Namun permohonan itu ditolak Moskow, demikian laporan WSJ.

Kirby mengatakan pada Selasa bahwa Rusia “tidak memiliki dasar untuk menolak akses konsuler.”

Kedutaan besar Rusia tidak segera merespons permintaan tanggapan dari LINGKARIN.COM melalui email.

Clayton Weimers dari lembaga pengawas media Reporters Without Borders mengatakan, “klaim Rusia atas penahanan Evan pun sudah lemah.”

Menolak akses konsuler “hanya memperlihatkan bahwa Evan telah menjadi korban dalam perang Kremlin terhadap kebebasan media dan pertikaiannya dengan Washington,” kata Weimers kepada LINGKARIN.COM hari Senin (22/5) melalui email. [rd/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru