Pasukan Korsel dan AS Langsungkan Latihan Dekat Perbatasan Korut

- Pewarta

Kamis, 25 Mei 2023 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Militer Korea Selatan dan AS memulai latihan tembak-menembak besar-besaran di dekat perbatasan dengan Korea Utara pada hari Kamis (25/5), meskipun Korea Utara memperingatkan bahwa mereka tidak akan mentolerir apa yang disebutnya latihan invasi yang bermusuhan di depan pintunya.

Latihan pada Kamis tersebut, yang pertama dari lima putaran latihan tembak sekutu hingga pertengahan Juni, menandai 70 tahun pembentukan aliansi militer Seoul dan Washington. Korea Utara biasanya bereaksi terhadap latihan besar Korea Selatan-AS seperti itu dengan uji coba rudal dan senjata lainnya.

Sejak awal tahun 2022, Korea Utara telah menjalankan uji coba lebih dari 100 rudal. Yang terakhir berlangsung pertengahan April lalu sewaktu Korea Utara menembakkan rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korea Utara berargumen bahwa kecepatan pengujiannya yang tinggi dimaksudkan untuk menanggapi latihan militer yang diperluas antara AS dan Korea Selatan, tetapi para pengamat mengatakan bahwa Korea Utara bertujuan memajukan pengembangan senjatanya untuk kemudian mendapatkan konsesi yang lebih besar dari para pesaingnya dalam diplomasi.

Latihan tembak AS-Korea Selatan, yang disebut “latihan senjata penghancur gabungan”, akan menjadi yang terbesar dari sejenisnya. Latihan tersebut telah diadakan 11 kali sejak dimulai pada tahun 1977, menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Para pejabat kementerian itu mengatakan latihan tahun ini akan melibatkan jet tempur siluman canggih, helikopter serang, tank, dan beberapa sistem peluncuran roket dari Korea Selatan dan Amerika Serikat. Belum diketahui berapa banyak tentara yang akan ikut serta dalam latihan tersebut, tetapi latihan sebelumnya pada tahun 2017 – yang terbaru sebelum tahun ini – melibatkan sekitar 2.000 tentara dan 250 aset senjata dari kedua negara.

Pernyataan Kementerian Pertahanan sebelumnya mengatakan latihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan kinerja operasional gabungan. Pernyataan itu menyebutkan, Korea Selatan dan Amerika Serikat akan berusaha untuk membangun “kemampuan pencegahan dan tanggapan yang luar biasa” untuk mengatasi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara. [ab/uh]

 

 
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru