Gelombang Panas dan Kebakaran Hutan Hanguskan Kanada Timur

- Pewarta

Jumat, 2 Juni 2023 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wilayah Kanada timur dilanda gelombang panas yang memecahkan rekor pada Kamis (1/6), berisiko memicu kebakaran hutan di pesisir Atlantik dan bagian lain negara itu dalam skala dan keparahan “yang belum pernah terjadi.”

Lebih dari 210 titik kebakaran membara di seantero Kanada, termasuk 82 titik yang tidak terkendali. Sudah lebih dari 2,7 juta hektar lahan yang hangus terbakar tercatat pada tahun ini. Jumlah tersebut delapan kali lipat lebih tinggi dibandingkan 30 tahun lalu, kata para pejabat.

“Kondisi begini, seawal ini pada musimnya belum pernah terjadi dan tentu saja sangat mengkhawatirkan,” kata Menteri Kesiapan Darurat Bill Blair dalam konferensi pers di Ottawa.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kebakaran besar-besaran di sisi barat negara itu Mei lalu, terutama di provinsi berpadang rumput Alberta dan Saskatchewan, selama sepekan terakhir pemadam kebakaran beralih ke daerah Nova Scotia di pesisir Atlantik – yang jarang dilanda kebakaran hutan parah – menyusul cuaca panas dan kering yang bergerak ke arah timur.

“Faktanya sederhana, yaitu Kanada sedang mengalami dampak perubahan iklim, termasuk kebakaran hutan ekstrem yang lebih sering dan lebih banyak,” kata Menteri Sumber Daya Alam Jonathan Wilkinson, yang memperkirakan kebakaran hutan akan berlipat ganda pada 2050.

Di Nova Scotia, 16 kebakaran terjadi pada Kamis (1/6). Dua ratus rumah hancur dan hampir 20.000 warga mengungsi.

“Jumlahnya luar biasa,” kata Perdana Menteri Nova Scotia Tim Houston. “Provinsi kamu mengalami trauma yang sangat besar.”

Penjaga Pantai dan pengebom air dari provinsi-provinsi tetangga ikut membantu, peralatan tambahan pun dikirimkan dari Ontario, sementara pemadam kebakaran dari AS dan Afrika Selatan sedang diterbangkan ke Kanada.

“Kami masih jauh dari selesai. Kami masih menghadapi situasi yang sangat berbahaya dan bergejolak,” kata pejabat sumber daya alam setempat, David Steeves.

“Kami membutuhkan dukungan alam, hujan.” [rd/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru