Perusahaan Kereta Api India yang Terlibat dalam Kecelakaan Kembali Beroperasi

- Pewarta

Kamis, 8 Juni 2023 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Perusahaan kereta api Coromandel Express di India, yang terlibat dalam kecelakaan maut pekan lalu, kembali beroperasi pada hari Rabu (7/6).

Dua kereta penumpang dan satu kereta barang keluar jalur pada Jumat, 2 Juni lalu, menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang.

Salah satu dari ketiga kereta melaju dengan kecepatan 126 kilometer per jam, sementara yang lainnya 128 kilometer perjam. Kereta barang yang sedang terparkir mengangkut bijih besi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa penumpang kereta pada hari Rabu mengaku merasa sangat takut atas peristiwa itu, sementara yang lain mengaku harus mengesampingkan perasaan mereka untuk naik kereta.

Penyelidikan kecelakaan masih dilakukan. Temuan awal menunjukkan bahwa kegagalan sinyal kemungkinan menjadi penyebab tabrakan.

Tabrakan ketiga kereta itu terjadi di Stasiun Kereta Api Bahanaga Bazar di distrik Balasore, di negara bagian Odisha, di India timur.

Stasiun Bahanaga memiliki jalur ganda yang dialiri listrik dan jalur melingkar (loop) yang berdekatan, yang merupakan jalur samping yang digunakan untuk memarkir kereta.

Tak lama setelah matahari terbenam, sekitar pukul 6.55 waktu setempat, kereta Coromandel Express dan Howrah Superfast Express melaju pada jalur paralel dalam arah yang berlawanan, dan keduanya tidak dijadwalkan berhenti di stasiun itu.

Sementara, kereta barang terparkir di jalur melingkat yang berdekatan.

Kerusakan pada sistem sinyal diduga telah menyebabkan kecelakaan itu.

Rute timur ke selatan Indian Railways merupakan rute yang sibuk, baik bagi kereta penumpang maupun barang.  [rd/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru