Israel Disebut Dapat Menerima 'Kesepahaman' Nuklir AS-Iran

- Pewarta

Minggu, 18 Juni 2023 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Israel dapat menerima kesepahaman antara musuh bebuyutannya Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklim Teheran. Namun penerimaan itu hanya dapat diberikan jika mencakup pengawasan ketat terhadap program tersebut, kata seorang anggota parlemen senior dalam komentar yang disiarkan pada Sabtu (17/6).  

Menurut para pejabat Iran dan Barat, sekutu utama Israel, Washington, mengadakan pembicaraan dengan Iran untuk merancang langkah-langkah yang dapat mencakup pembatasan program nuklir Iran.  

Langkah-langkah ini akan dianggap sebagai “kesepahaman” daripada kesepakatan yang perlu ditinjau oleh Kongres AS, seperti kesepakatan 2015 yang dibatalkan pada 2018 oleh Presiden Donald Trump pada saat itu.  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan perjanjian dengan cakupan luas. Ini lebih seperti perjanjian kecil, sebuah nota kesepahaman, MOU, dan saya pikir Israel dapat menerima ini jika ada pengawasan nyata,” Yuli Edelstein, Kepala Urusan Luar Negeri parlemen Israel dan Komite Pertahanan, mengatakan kepada Meet the Press di Channel 12.  

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak mengomentari apakah pernyataan sesama anggota partai Likud Edelstein mencerminkan pandangan perdana menteri.  

Pada Selasa, sebelum memberi pengarahan kepada Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan, Netanyahu mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi: “Posisi kami jelas. Tidak ada kesepakatan dengan Iran yang akan mewajibkan Israel, yang akan melakukan segala yang diperlukan untuk mempertahankan diri.   

“Penentangan kami terhadap kesepakatan itu – kembali ke kesepakatan awal (2015) – saya pikir berhasil.”  

“Namun, masih ada perbedaan pandangan, dan kami tidak menyembunyikannya, terkait perjanjian yang lebih kecil juga. Kami telah menyatakan posisi kami dengan jelas, baik dalam sesi tertutup maupun terbuka,” kata Netanyahu.   

Hal-hal penting dalam kesepahaman yang masih belum jelas tersebut adalah sejauh mana Iran akan setuju untuk mengekang pengayaan uraniumnya. Pejabat Israel di lingkaran Netanyahu memberikan pandangan yang berpotensi berbeda tentang masalah ini bulan ini.   

Penasihat keamanan nasional Netanyahu, Tzachi Hanegbi, mengatakan Israel tidak melihat banyak “kerusakan” dalam pemahaman baru apa pun seperti yang ada dalam kesepakatan 2015, tetapi “siap” untuk perubahan Iran ke kemurnian fisil lebih dari 60 persen.   

Setelah gagal menghidupkan kembali kesepakatan 2015, pemerintahan Presiden AS Joe Biden berharap untuk mengembalikan beberapa batasan pada Iran. Tujuannya agar Teheran tidak mendapatkan senjata nuklir yang dapat mengancam Israel dan memicu perlombaan senjata regional.  

Pemerintah AS telah menolak laporan bahwa pihaknya sedang menjajaki kesepakatan sementara dengan Teheran. [ah/ft]  

 
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru