Amazon, Marriott, dan Perusahaan-Perusahaan Lain Berjanji Pekerjakan Ribuan Pengungsi di Eropa

- Pewarta

Senin, 19 Juni 2023 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Perusahaan multinasional termasuk Amazon, Marriott dan Hilton  Senin (19/6) berjanji untuk mempekerjakan lebih dari 13.000 pengungsi, termasuk perempuan Ukraina yang melarikan diri dari perang dengan Rusia, selama tiga tahun ke depan di Eropa.

Menjelang Hari Pengungsi Sedunia pada hari Selasa, lebih dari 40 perusahaan mengatakan akan mempekerjakan atau melatih 250.000 pengungsi, dan 13.680 dari mereka akan mendapatkan pekerjaan langsung di perusahaan-perusahaan tersebut.

“Setiap angka adalah cerita tentang satu keluarga yang meninggalkan segalanya, mencari keselamatan, mencari perlindungan, dan ingin dapat membangun kembali secepat mungkin,” kata Kelly Clements, wakil Komisaris Tinggi untuk Pengungsi PBB (UNHCR).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan 110 juta orang telah mengungsi di seluruh dunia, dengan perkiraan 12 juta dari Ukraina, hampir setengahnya tinggal di Eropa setelah pergerakan pengungsi terbesar di benua itu sejak Perang Dunia II.

Dorongan perekrutan di Eropa diorganisir oleh Kemitraan Tenda untuk Pengungsi, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh CEO Chobani Hamdi Ulukaya yang menghubungkan bisnis dan pengungsi, dan diresmikan pada pertemuan di Paris. KTT pertama kelompok itu di AS tahun lalu menghasilkan komitmen untuk mempekerjakan 22.725 pengungsi. [lt/ab]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru