Rekayasa Kampanye 'Operasi Repatriasi China', Tiga Pria Dihukum di AS

- Pewarta

Rabu, 21 Juni 2023 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tiga pria dihukum atas berbagai dakwaan dalam persidangan yang menunjukkan klaim AS bahwa pemerintah China merekayasa kampanye yang memaksa untuk menggertak ekspatriat di tanah Amerika agar kembali ke China. Seorang jaksa pengadilan federal Brooklyn menyampaikan putusannya hari Selasa (20/6).

Orang-orang itu dituduh ikut serta dalam serangkaian taktik menakut-nakuti yang bertujuan memulangkan seorang mantan pejabat China yang tinggal dengan tenang di New Jersey.

Persidangan itu adalah yang pertama dari sejumlah tuntutan AS yang menyelidiki Operasi Fox Hunt atau “Berburu Rubah China”.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi itu adalah inisiatif hampir 10 tahun yang dicirikan Beijing sebagai pengejaran para buronan. China membantah upayanya memaksa repatriasi melalui intimidasi.

Jaksa mengatakan, tekanan dari Beijing dibawa ke New Jersey pinggiran kota, di mana mantan pejabat kota Wuhan Xu Jin dan keluarganya pindah pada tahun 2010. China menuduhnya dan istrinya, Liu Fang menerima suap; mereka menyangkalnya dan mengatakan bahwa mereka menjadi sasaran karena ia berselisih dengan struktur kekuasaan Komunis China.

Menurut jaksa penuntut, Zhu, Zheng, dan McMahon mengambil bagian dalam upaya ganda selama bertahun-tahun untuk membujuk agar Xu kembali ke China. Negara itu tidak dapat secara resmi memaksanya untuk melakukannya, karena tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan AS.

Pembela mengakui bahwa Zhu, Zheng, dan McMahon melakukan berbagai tindakan, namun mengatakan ketiganya tidak tahu bahwa Beijing diduga berada di balik semua itu. [ps/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru