Nilai Rubel Turun, Pasar Saham Stabil pasca Pemberontakan Singkat di Rusia

- Pewarta

Selasa, 27 Juni 2023 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai rubel mencapai level terendah dalam 14 bulan terhadap dolar Amerika pada hari Senin (26/6) tetapi saham AS dan Eropa relatif stabil setelah pemberontakan singkat di Rusia, yang sempat memicu kekhawatiran akan stabilitas negara bersenjata nuklir itu.

Sementara gerakan pasukan tentara bayaran Wagner yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin dibatalkan sebelum mencapai Moskow, para analis mengatakan pemberontakan itu menunjukkan cengkeraman kekuasaan Presiden Vladimir Putin lebih rapuh daripada yang diperkirakan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walaupun terjadi ketidakpastian di lantai bursa, saham Eropa ditutup dengan kenaikan dan penurunan kecil, sementara di Wall Street, indeks Dow Jones dan S&P 500 turun sedikit pada perdagangan pagi.

Pada hari Senin, Moskow melakukan upaya untuk memberikan kesan seakan tidak terjadi hal-hal luar biasa, dan Presiden Vladimir Putin memuji industri Rusia dalam mengatasi “tantangan eksternal yang berat” dalam pidato video di forum teknik para pemuda negara itu.

Sementara itu, para investor mewasdai komentar pejabat Federal Reserve. Mereka mengharapkan kejelasan tentang rencana kebijakan moneter setelah ketua The Fed, Jerome Powell, pekan lalu memperingatkan bahwa suku bunga kemungkinan akan terus naik.

Komentar itu memukul harapan bahwa bank sentral AS telah sampai pada akhir siklus pengetatannya, dan datang ketika otoritas di negara lain mengumumkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Ada kekhawatiran yang berkembang di kalangan investor bahwa siklus pengetatan di seluruh dunia dapat memukul ekonomi global, dengan zona euro sudah berada dalam resesi.

Sebuah survei, Senin, menunjukkan sentimen bisnis di Jerman turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juni, sementara ekonomi terbesar di Eropa itu juga terkungkung dalam resesi.

Barometer kepercayaan Ifo Institue – lembaga penelitian ekonomi di Munchen – berdasarkan survei terhadap 9.000 perusahaan, turun untuk bulan kedua berturut-turut. [lt/ka]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru