Dari Penjara Iran ke Kursi VIP di Wimbledon, Berkat Andy Murray

- Pewarta

Rabu, 5 Juli 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pemain tenis professional Inggris, Andy Murray, mengatakan ia memiliki pertemuan yang emosional dengan Nazanin Zaghari-Ratcliffe, yang sempat menjalani hukuman enam tahun penjara di Iran, setelah mengundangnya untuk ikut menyaksikan ia bertanding dari kursi VIP di turnamen Grand Slam Wimbledon pada Selasa (4/7).

Zaghari-Ratcliffe dan Murray menjadi teman setelah dalam suatu wawancara tahun lalu perempuan itu mengatakan bahwa menonton Murray memenangkan Wimbledon pada tahun 2016 di televisi, telah ikut membantunya bertahan ketika berada di sel isolasi.

Zaghari-Ratcliffe dituduh menjadi mata-mata ketika ia mengunjungi orang tuanya di Iran. Ia ditahan di penjara Evin di Teheran, yang terkenal kejam, hingga akhirnya dibebaskan pada tahun lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Zaghari-Ratcliffe belum pernah ke Wimbledon sebelumnya,” ujar Murray.

“Setelah ia bercerita menonton final Wimbledon di televisi ketika ditahan di penjara, saya merasa ingin mengundangnya untuk datang dan menonton tenis dalam keadaan yang sama sekali berbeda.

“Mudah-mudahan pengalaman ini jauh lebih menyenangkan. Sangat emosional saat berbicara dengannya, dan mendengar ceritanya. Sungguh luar biasa ia bisa datang dan menonton pertandingan ini,” tambahnya.

Dalam wawancara pada tahun 2022 lalu, Zaghari-Ratcliffe mengatakan sipir penjara mengizinkannya mengakses televisi yang hanya memiliki dua saluran.

Saluran pertama menyiarkan opera sabun Iran, dan saluran lainnya adalah saluran olahraga yang menayangkan pertandingan final turnamen Wimbledon di mana Murray memenangkan gelar keduanya.

“Mereka (sipir penjara.red) tidak tahu apa yang telah mereka berikan pada saya,” ujarnya.

Zaghari-Ratcliffe akhirnya bisa melihat langsung Murray di lapangan utama, dan peraih gelar Wimbledon dua kali itu tidak mengecewakan tamunya saat ia berhasil mengalahkan sesama petenis Inggris, Ryan Peniston.

Murray, mantan petenis nomor satu dunia dan memenangkan gelar Wimbledon pertamanya pada tahun 2013, mengungguli lawannya di babak pertama lewat pertandingan straight set 6-3, 6-0 dan 6-1.

Murray akan menghadapi ujian lebih berat di putaran kedua, di mana ia akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis peringkat lima dunia, Stefanos Tsitsipas, atau mantan pemenang Amerika Terbuka, Dominic Thiem. Pertandingan antara Tsitsipas dan Thiem ditunda karena karena hujan. [em/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru