LINGKARIN.COM – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai bahwa pembangunan bandara internasional di Bali Utara berbenturan dengan berbagai persoalan, salah satunya pembelian tanah rakyat secara masif.
“Apa yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP) sangat tepat.”
“Pembangunan bandara lebih digerakkan para pemodal besar dengan pembenaran statistik kemajuan, namun di tingkat implementasinya berbenturan dengan berbagai persoalan, seperti pembelian tanah rakyat secara masif,” kata Hasto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indonesia Dinilai Bisa Hadapi Ancaman Krisis Global, Begini Pertimbangan Ganjar Pranowo Lestarikan Wayang Golek, Ganjar Muda Padjajaran Gandeng Pelaku Seni dan Budaya
Ujung-ujungnya, kata Hasto, rakyat hanya menjadi penonton, terlebih dengan begitu banyak investor asing yang akan digalang untuk menggarap bandara internasional tersebut.
“Saat ini baru ada rencana saja, sudah terjadi perburuan tanah rakyat. Hal ini tidak boleh terjadi,” ujar Hasto.
Dalam jangka menengah, kata dia, pembangunan bandara tersebut pasti diikuti dengan berbagai infrastruktur turisme yang lebih berorientasi pada keuntungan investor semata dan derasnya orang asing yang masuk dipastikan akan mengubah kultur Bali.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Ungkap Masalah yang Membuat Indonesia Tertinggal Media Online Lingkarin.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2023
“Kekuatan Bali itu terletak pada kultur yang hidup, menyatu, dan menumbuhkan jiwa spiritualitas yang otentik. Hal inilah yang menjawab mengapa atmosfir kehidupan Bali sangat khas, ada kehidupan spiritual yang menyatu dengan alam.”
“Berbagai aspek spiritualitas ini menjadi kekuatan Bali, dan inilah yang dijaga Ibu Megawati,” ujar Hasto.
Apa yang ditegaskan oleh Megawati Soekarnoputri, menurut Hasto, bertujuan menjaga Bali dengan seluruh tradisi dan nilai kulturalnya.
Duta Besar RI untuk Italia Muhammad Prakosa Wafat, Megawati Soekarnoputri Berduka Gubernur Ganjar Pranowo Ungkap Kondisi Terakhir Masalah Stabilitas Politik di Jawa Tengah
Oleh karena itu, PDIP berpandangan lebih baik menggunakan pendekatan yang berbeda.
Daripada berpikir mengubah Bali hanya melalui pendekatan infrastruktur, Hasto berpandangan bahwa lebih baik menggali seluruh kekayaan peradaban Bali melalui lontar dan lain-lain.
“Langkah terpenting sekarang ini justru menggali keseluruhan nilai-nilai peradaban Bali. Falsafah kebahagiaan melalui Tri Hita Karana misalnya, sangat tepat ditransformasikan untuk Indonesia dan dunia.”
Ganjar Pranowo Angkat Bicara Soal Calon Presiden yang akan Diusung PDI Perjuangan Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Sering Masuk Pasar untuk Kendalikan Inflasi
“Di situlah peran penting Bali, bukan malah mereduksinya dengan bandara internasional di Bali Utara,” ucap Hasto.***














